# Patient Monitoring
1. Layout Display dan Button

- Keterangan :
- Button power
Button untuk meyalakan dan mematikan device
- Button Silent
Jika button ditekan maka alarm akan berada pada mode silent
- Button Freeze
Button ini untuk membekukan atau memberhentikan bentuk gelombang pada layar
- Button Print
Tekan tombol ini untuk memulai / berhenti merekam
- Button Main
Tekan tombol ini kembali ke menu tingkat atas
- Knop Control
Putar tombol ini ke kiri / kanan untuk memilih menu. Tekan tombol ini untuk masuk ke jendela pengaturan atau konfirmasi pemilihan.
- Indikator LED Alarm
Berkedip saat alarm terjadi.
- Indikator LED power
Indikator ini akan menyala apabila device bekerja
* Gambar Layout ketika menu setting ditekan


* Keterangan Setting :
1. ECG Calibration
Untuk memilih *ECG Calibration* dengan cara tekan knop pada menu setting, lalu putar knop hingga berada pada menu *ECG Calibration*. Lalu tekan menu tersebut sehingga muncul gambar seperti dibawah :

Menu *ECG Calibration* digunakan untuk mengkalibrasi sinyal EKG. Jika "On" dipilih, monitor akan memiliki kalibrasi sendiri untuk gelombang EKG. Jika "Off" dipilih, kalibrasi diri akan berhenti.
2. ECG ALarm Init
Untuk memilih *ECG Alarm Init* dengan cara tekan knop pada menu setting, lalu putar knop hingga berada pada menu *ECG Alarm init*. Lalu tekan menu tersebut sehingga muncul gambar seperti dibawah :

Menu *ECG Alarm Init* digunakan untuk melakukan setting alarm dengan cara mengatur nilai batas maksimum *heart rate* normal dan nilai batas minimum *heart rate* normal.Dimana alarm akan berbunyi apabila "ON" dipilih dan Nilai *heart rate* lebih dari *high Limit* dan kurang dari *Low Limit*.
3. ECG Setting
Untuk memilih *ECG Setting* dengan cara tekan knop pada menu setting, lalu putar knop hingga berada pada menu *ECG Setting*. Lalu tekan menu tersebut sehingga muncul gambar seperti dibawah :

Pada jendela *ECG Setting* terdapat beberapa menu, diantaranya :
* *ch1 Lead*, menu ini digunakan untuk memilih lead yang akan ditampilkan pada channel 1.
* *ch2 Lead*, menu ini digunakan untuk memilih lead yang akan ditampilkan pada channel 2.
* *ch3 Lead*, menu ini digunakan untuk memilih lead yang akan ditampilkan pada channel 3
* *Notch*, menu ini digunakan untuk mengaktifkan filter notch dengan memilih On atau Off.
* *Lead Type*, menu ini digunakan untuk memilih tipe lead yang digunakan, yaitu menggunakan 3 lead atau 5 lead.
* *Heart volume*, menu ini digunakan untuk mengatur volume *heart rate* ketika elektroda dipasang.
* *Wafe Speed*, menu ini digunakan untuk mengatur kecepatan gelombang pada tampilan monitor dengan satuan mm/s. Kecepatan yang terdapat pada menu ini ada 3, yaitu 12.5 mm/s ; 25mm/s ; 50mm/s.
* *Layout*, menu ini digunakan untu menentukan tampilan gelombang. Terdapat 2 pengaturan yaitu standard dan ECG full lead. Untuk tampilan standard gelombang yang ditampilkan pada layar monitor hanya gelombang yang dipilih pada ch1 lead - ch3 lead. Sedangkan apabila memilih ECG full lead screen gelombang yang akan ditampilkan adalah lead I, II, II, aVL, aVR, dan AVf.
Tampilan standard menggunakan 5 lead:

Tampilan ECG Full Lead :

4. *Record Setting*
Untuk memilih *Record Setting* dengan cara tekan knop pada menu setting, lalu putar knop hingga berada pada menu *Record Setting*. Lalu tekan menu tersebut sehingga muncul gambar seperti dibawah :

Pada jendela *Record Setting* terdapat beberapa menu, yaitu :
* *Rec Wave1*, menu ini digunakan untuk merekam gelombang 1 atau sinyal 1 dengan memilih parameter gelombang yang ingin direkam.
* *Rec Wave2*, menu ini digunakan untuk merekam gelombang 2 atau sinyal 2 dengan memilih parameter gelombang yang ingin direkam.
* *Rec Lenght*, menu ini digunakan sebagai indikator Panjang rekaman, jika "8s" dipilih, ketika tombol "RECORD" ditekan, perekam akan merekam 8s gelombang parameter, namun apabila memilih "*Continous*", ketika tombol "REKAM" ditekan, perekam akan tetap merekam gelombang parameter sampai tombol "REKAM" ditekan lagi atau fungsi perekaman ditutup.
* *Rec Periode*, menu ini digunakan sebagai perekam Interval waktu antara output perekaman.Dapat diaktifkan dengan memilih "ON"
* *Rec Speed*, menu ini sebagai Kecepatan perekaman
* *Rec Grid*, Jika "On" dipilih, grid latar belakang akan tampil; jika "Off" dipilih, kisi latar belakang akan hilang selama perekaman berlangsung.
5. *Adjust Time*
Untuk memilih *Adjust Time* dengan cara tekan knop pada menu setting, lalu putar knop hingga berada pada menu *Adjust Time*. Lalu tekan menu tersebut sehingga muncul gambar seperti dibawah :

Pada jendela *Adjust Time* terdapat menu tahun, bulan, dan juga hari. Kita dapat menyesuaikan menu-menu tersebut sesuai dengan waktu saat monitor digunakan.
## Alarm Patient Monitoring ##
[Link Alarm Patient Monitoring](https://drive.google.com/drive/folders/1Gs7MhyLl8LIifwbVIwoyXljh1PbcCn1t)
# Jenis Penggunaan Lead
**1. Lead Bipolar**
--> Lead ini digunakan untuk merekam beda potensial dari 2 elektrode. Pada pengukuran sinyal EKG dengan menggunakan lead bipolar, terdapat 3 buah lead yang akan terukur. Yaitu:
* Lead I = Lead ini akan menampilkan dan merekam sinyal yang dihasilkan dari beda potensial antara tangan kanan (RA) dengan tangan kiri (LA). Dimana (RA) bermuatan (-) dan (LA) bermuatan (+).
* Lead II = Lead ini akan merekam dan menampilkan sinyal yang dihasilkan dari beda potensial antara tangan kanan (RA) dengan kaki kiri (LF). Dimana (RA) bermuatan (+) dan (LF) bermuatan (-).
* Lead III = Lead ini akan merekam dan menampilkan sinyal yang dihasilkan dari beda potensial antara tangan kiri (LA) dengan kaki kiri (LF). Dimana (LA) bermuatan (+) dan (LF) bermuatan (-).

**Gambar untuk metode segitiga Einthoven**
**2. Lead Unipolar**
--> Lead ini terdapat 2 jenis, yaitu :
a. Lead Eksremitas :aVL, aVR, dan AVF
* Lead aVR = merekam beda potensial pada tangan kanan (RA) dengan tangakn kiri (LA) dan kaki kiri (LF), dimana tangan kanan (RA) bermuatan (+).
* Lead aVL = merekam beda potensial pada tangan kiri (LA) dengan kaki kiri (LF) dan tangan kanan (RA), dimana tangan kiri (LA) bermuatan (+).
* Lead aVF = merekam beda potensial pada kaki kiri (LF) dengan tangan kanan (RA) dan tangan kiri (LA), dimana kaki kiri (LF) bermuatan (+).

Gambar untuk *Augmented Limb Lead*
b. Lead Prekordial : Merekam beda potensial lead di dada dengan ketiga lead ekstremis, yaitu V1-V6.

c. EKG 12 Lead
* Lead I, aVL, V5, V6 menunjukkan bagian lateral jantung
* Lead II, III, aVF menunjukkan bagian inferior jantung
* Lead V1 s/d V4 menunjukkan bagian anterior jantung
* Lead aVR hanya sebagai petunjuk apakah pemasangan EKG sudah benar
# ADS1298ECG-FE #
## Product Details ##
Applications : 12 lead ECG Patient monitoring
Input Channel : 8
Resolution (bits): 24
Interface type : SPI
Operating temp range : 0 to 70℃
Low Power : 0.75 mW / channel
Input Referred Noise : 4uVpp (150 Hz BW, G = 6)
Input Bias Current : 200pA
Data Rate : 250 SPS to 32K SPS
CMRR : -115 dB
Programmable Gain : 1, 2, 3, 4, 6, 8, or 12
Unipolar or Bipolar Supplies : AVDD = 2.7 V to 5.25 V, DVDD = 1.65 V to 3.6 V
Applications
Medical Instrumentation (ECG, EMG, and EEG).
Simplified Schematic

## Pin Functions ##

- IN*N : Analog Input – Differential analog negative input (*1 – 8 )
- IN*P : Analog Input – Differential analog positive input (*1 – 8)
- TEST_PACE_OUT* : Analog Input / Buffer Output – Internal test signal / single ended buffer output based on register settings. (*1 – 2)
- AVDD : Analog Supply
- AVSS : Analog Ground
- VREFP : Positive reference input / output voltage
- VREFN : Negative reference voltage
- VCAP4 : Analog bypass capacitor; connect 1uF cap to AVSS
- NC : No. connection, can be connected to AVDD or AVSS with 10k
- VCAP1 : Analog bypass cap, connect 22uF cap to AVSS
- VCAP2 : Analog bypass cap, connect 1uF cap to AVSS
- VCAP3 : Analog bypass cap, connect 1uF cap to AVSS
- RESV1 : Digital Input – Reserved for future use
- DGND : Digital Ground
- DIN : SPI data Input
- DOUT : SPI data output
- PWDN : Power down pin; active low
- RESET : System Reset pin; active low
- CLK : External master clock input or internal clock output
- START : Start conversion
- CS : SPI chip select; active low
- SCLK : SPI clock
- DAISY_IN : Daisy – chain input; if not used short to gnd
- GPIO* : General purpose input/output pin * (*1 – 4)
- DRDY : Data Ready; active low
- DVDD : Digital Power Supply
- CLKSEL : Master clock select
- RLDREF : Right leg drive noninverting input
- RLDINV : Right leg drive inverting input
- RLDIN : Right leg drive input to mux
- RLDOUT : Right leg drive output
- WCT : Wilson Central Terminal Output
## Blok Diagram Front End ADS1298

- Blok diagram diatas merupakan daughter board atau board PCB bagian atas dari Modul ADS1298ECGFE-PDK. Terdapat beberapa blok diantaranya :
-- **DB Connector for 10 ECG Electrodes** : merupakan connector DB15 sebagai masukan dari sinyal yang terbaca oleh elektroda yang tertempel pada bagian tubuh manusia
-- **Diode Clamp Low Pass Filter** : pada bagian ini sinyal yang diterima akan di clamper oleh diode serta di filter menggunakan low pass filter.
-- **High pass filter** : output dari sinyal yang telah di filter LPF akan difiler kembali dengan high pass filter.
-- **JP6-14** : Jumper 6 - 14 terhubung pada sinyal RA, LL, LA, V1, V2, V3, V4, V5, V6. jumper ini untuk menentukan input signal DC / AC couples. Pada board PCB ADS1298 secara default menggunakan DC coupled input signal.
-- **External Reference** : untuk menggunakan refrensi ekternal maka jumper 3 (JP3) dishort.
-- **External Clock** : jika ingin menggunakan clock external maka Jumper 18 (JP18) dihubungkan atau dishort.
-- **Shield Drive** : Shield Drive ini terhubung dengan JP15, jika ingin menggunakannya maka JP15 2-3 short jika tidak ingin menggunakannya JP15 1-2 short.
-- **MMB0 Interface Connectors** : Connector ini yang menghubungkan antara daughter board dengan mother board. Connector ini berada pada J3 :

-- **ADS1298 Signal Connectors** : Connector signal yang berada pada J5 :

## Software ADS1298 ##
**Lead Derivasi pada Software ADS1298**
EVM dikonfigurasikan untuk menghasilkan 12 sinyal ECG menggunakan 10 elektroda yang terhubung ke 8 channel ADC. Lead I, II, V1- V6 dihitung didalam domain analog. Sedangkan lead III dan yang lain (aVL, aVR, aVF) dihitung secara digital.
LA = *Left Arm*
RA = *Right Arm*
LL = *Left Leg*
WCT = (LA + RA + LL)/3
WCT --> *Wilson Center Terminal*
| ADS 1298 Channel | Lead |
|:----------------:|:-----------------:|
| 1 | V6 = V6 - WCT |
| 2 | Lead I = LA - RA |
| 3 | Lead II = LL - RA |
| 4 | V2 = V2 - WCT |
| 5 | V3 = V3 - WCT |
| 6 | V4 = V4 - WCT |
| 7 | V5 = V5 - WCT |
| 8 | V1 = V1 - WCT |
*Derived Lead Calculation*
| Derived Lead | Formula Use to Calculate | |
|:------------:|:------------------------:|:---------------------:|
| aVR | RA - (LA + LL)/2 | -(Lead I + Lead II)/2 |
| aVL | LA - (RA + LL)/2 | Lead I - Lead II/2 |
| aVF | LL - (RA + LA)/2 | Lead II - Lead I/2 |
| Lead III | LL - RA - LA | Lead II - Lead I |
* *Lead - off current direction*
Menentukan arah arus yang digunakan untuk deteksi *lead-off* ketika sinyal eksitasi dipilih sebaai resistor *pull - up/pull - down*.
## *Analyzing the Electrocardiograph*

* Interval PR
Diukur dari awal gelombang P muncul sampai awal kompleks QRS. Vektor listrikmenyebar dari atrium kanan ke atrium kiri memberikan gelombang P selma depolarisasi atrium. Interval ini sesuai dengan penundaan nodus atrioventrikuler (AV).Rentang normal interval ini seharusnya antara 0.12 - 0.20 detik.
* QRS Duration
Durasi QRS memberikan informasi waktu yang dibutuhkan untuk depolarisasi ventrikal. Karena ventrikal memiliki lebih banyak massa otot dari pada atrium, maka sinyal listrik memiliki lebih banyak kecepatan induksi. Hal ini yang membuat puncak R berduri. Panjang normal QRS harus dipertahankan antara 0.06 - 0.10 detik.
* Segmen ST
Segmen ST ini mengikuti kompleks QRS yaitu waktu dimana kedua ventrikel benar - benar terdepolarisasi. Total waktu depolarisasi ventrikal hingga 0.43 detik.
* Interval QT
Interval QT mencerminkan total durasi depolarisasi non dan repolarisasi yang berarti waktu yang dibutuhkan jantung berkontraksi. Interval ini tidak boleh lebih dari 440ms.
* Gelombang T
Repolarisasi ventrikel yang secara umum dinyatakan sebagai pemulihan ventrikel, diwakili oleh gelombang T. Durasi gelombang T biasanya antara 0.10 - 0.25 detik.
* Interval RR
adalah waktu antara kompleks QRS. Interval ini memainkan peran penting dalam menentukan detak jantung sesaat pada sensor EKG. Interval RR harus berada didalam kisaran 0.6 - 1 detik. detak jantung dianggap normal jika berada pada kisaran 60 - 100 detak per menit.
https://hackmd.io/@JUNsFFMqS-imhp3v80THMA/r1r1MmSAK