---
title: Laporan Fish Counter
tags: Project magang Xirka.
description: Membuat projek magang fish counter
---
# <span style="color:#fff/; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 2em;">FISH COUNTER</span>

# FISH COUNTER
Fish counter adalah sebuah sistem penghitung ikan yang dapat memisahkan ikan secara otomatis. Sistem fish counter mempunyai gerbang yang dikendalikan oleh servo motor untuk memisah ikan berdasarkan jumlah ikan yang diinginkan. Fish counter menggunakan kamera dan machine learning untuk menghitung ikan.
---
## Peserta Kegiatan Magang
| Nama | NIM | Bidang |
| -------- | -------- | -------- |
| Jordan Lee | 2501994752 | Electrical & Mechanical |
| Bryan Stanley Effendy | 2501991151| Software & Programming |
---
## Spesifikasi Fungsional yang Diharapkan
- Fish counter dapat menghitung ikan secara akurat
- Gerbang bisa dibuka dan tutup dengan lancar
- Dapat mendeteksi kehadiran ikan
- Dapat memisah ikan dengan gerbang
## Spesifikasi teknis yang Diharapkan
- Fish counter dapat menghitung ikan menggunakan Machine Learning
- Putaran servo motor dapat membuka dan menutup gerbang tergantung pada sudut putarannya
- Machine Learning dapat mendeteksi kehadiran ikan
- LCD dapat menampilkan jumlah ikan di layar
---
## Komponen yang Digunakan
**1. Arduino Mega 2560**

Arduino Mega 2560 adalah varian dari platform Arduino yang menawarkan lebih banyak fitur dibandingkan model standar seperti Arduino Uno. Papan ini ideal untuk proyek-proyek yang membutuhkan lebih banyak pin I/O, memori, dan daya pemrosesan, seperti robotika kompleks, kontrol otomatisasi peralatan, dan proyek dengan tampilan grafis. Menggunakan mikrokontroler ATmega2560, Arduino Mega 2560 memiliki 54 pin digital I/O, 16 pin input analog, dan 4 pin serial UART. Selain itu, terdapat pin GND, VCC, serta pin lain yang mendukung fungsi tambahan seperti I2C dan SPI. Spesifikasinya meliputi tegangan operasi 5V, memori flash 256 KB, SRAM 8 KB, dan EEPROM 4 KB. Arduino Mega 2560 dapat digunakan dengan berbagai produk terkait seperti sensor, modul komunikasi, dan layar LCD.
**2. Servo Motor MG996R (180 derajat)**

Servo MG996R adalah jenis servo motor yang terkenal karena kekuatan dan presisinya. Dengan torsi tinggi dan kemampuan menangani beban berat, servo ini ideal untuk aplikasi yang membutuhkan gerakan kuat dan presisi, seperti robotika industri, kontrol model, dan mekanisme kontrol. MG996R dapat berputar hingga 180 derajat dan beroperasi dengan tegangan 4,8V hingga 6V DC. Keandalannya menjadikannya pilihan populer di kalangan penghobi dan profesional dalam bidang elektronika dan robotika.
**3. Liquid Crystal Display (LCD) 20x4**

LCD (Liquid Crystal Display) adalah komponen elektronik yang berfungsi untuk menampilkan data seperti karakter, huruf, simbol, dan grafik. Karena ukurannya yang kecil, LCD sering digunakan bersama dengan mikrokontroler. LCD tersedia dalam bentuk modul yang memiliki pin data, kontrol, catu daya, dan pengatur kontras.
**4. I2C Module**

Modul display LCD 20x4 I2C dirancang untuk mikrokontroler Arduino. Modul ini menggunakan antarmuka komunikasi I2C. Dengan antarmuka I2C ini, hanya diperlukan 2 jalur (I2C) untuk menampilkan informasi pada proyek berbasis Arduino. Hal ini akan menghemat setidaknya 4 pin digital/analog pada Arduino. Semua konektor menggunakan standar XH2.
**5. Webcam Mixio V8**

Webcam Mixio V8 adalah kamera berkualitas tinggi untuk berbagai kebutuhan komunikasi online seperti konferensi video, streaming, dan perekaman. Webcam ini menawarkan resolusi video HD 1080p, dengan beberapa model mendukung 4K untuk gambar lebih jelas. Dengan kecepatan frame 30 fps atau lebih, dan sistem lensa autofokus, webcam ini memastikan video tetap cair dan fokus. Bidang pandang luas sekitar 90 derajat membuatnya cocok untuk panggilan grup. Mikrofon dengan teknologi peredam bising memberikan audio jernih. Kompatibel dengan Windows, macOS, dan Linux, Mixio V8 terhubung via USB untuk pengaturan mudah. Fitur tambahan termasuk klip monitor, ulir tripod, penutup privasi, pengaturan perangkat lunak, dan pencahayaan bawaan. Mixio V8 adalah pilihan serbaguna dan andal untuk video dan audio berkualitas tinggi dalam komunikasi online.
---
## Bahan yang Digunakan
**1. 3D Printer Filamen**

Filamen pencetakan 3D adalah kawat termoplastik yang dimasukkan ke dalam printer 3D fused deposition modeling. Dua filamen yang populer, PLA dan ABS, sudah digunakan dalam berbagai aplikasi pada tahun 1930 dan 1940 masing-masing. Filamen printer 3D hadir dalam berbagai bahan, seperti sutra, kayu, perunggu, emas, dan karbon. Filamen ini tersedia dalam ketebalan 1.75 mm dan 3 mm, dan dijual dalam bentuk gulungan.
**2. Lembar Akrilik**

Akrilik juga dikenal sebagai Plexiglas adalah plastik yang bening, kuat, dan kaku. Akrilik memiliki kualitas mirip kaca—kejernihan, kilauan, dan transparansi—tetapi dengan setengah berat dan daya tahan terhadap benturan yang jauh lebih tinggi dibandingkan kaca. Akrilik juga tersedia dalam berbagai warna.
**3. Akuarium (31,5 x 18.5 x 24.5 cm)**

Akuarium adalah kotak dengan semua sisi yang transparan, yang digunakan untuk mengisi air dan ikan untuk memeliharanya sebagai hewan peliharaan. Akuarium dapat memiliki berbagai ukuran, baik kecil, sedang, maupun besar. Untuk prototipe ini, digunakan akuarium dengan panjang 31,5 cm, lebar 18,5 cm, dan tinggi 24,5 cm yang bisa dilihat di pada Gambar 2.2.4.
**4. Aluminum Profile (30 cm)**

Profil aluminium adalah produk yang berasal dari paduan aluminium yang diubah menjadi benda berbentuk melalui proses ekstrusi. Kombinasi karakteristik fisik unik aluminium sebagian besar bergantung pada proses ini. Ekstrusi aluminium digunakan di berbagai bidang karena logam ini: kuat dan stabil. Untuk prototipe ini, digunakan aluminium profile dengan panjang 30 cm.
**5. Lem Korea**

Lem Korea, juga dikenal sebagai lem super atau cyanoacrylate adhesive, adalah lem yang sangat kuat dan cepat kering. Terbuat dari cyanoacrylate, lem ini mengeras saat terkena kelembaban udara, biasanya dalam hitungan detik. Digunakan untuk merekatkan berbagai material seperti plastik, logam, karet, kaca, dan kayu, lem ini populer di hobi DIY, perbaikan rumah, dan industri. Keunggulannya termasuk cepat mengering, kuat, dan serbaguna, meskipun bisa rapuh dan sensitif terhadap suhu ekstrem.
**6. Ikan**

Ikan lele adalah jenis ikan air tawar yang memiliki tubuh memanjang dan kulit licin tanpa sisik. Lele memiliki ciri khas berupa kumis panjang di sekitar mulutnya yang digunakan untuk merasakan lingkungan sekitarnya. Ikan ini terkenal karena kemampuan adaptasinya yang tinggi dan dapat hidup di berbagai kondisi perairan. Lele sering dibudidayakan karena pertumbuhannya cepat dan dagingnya yang lezat serta bernilai ekonomi tinggi.
---
## Flow Chart

---
## Block diagram

---
## Desain Sirkuit

---
## Desain Alat
**1. Rack and Pinion Gear**

Mekanisme untuk mengangkat gerbang tersebut memerlukan sebuah rack and pinion gear, dimana pinion gear tersebut berputar dan mendorong rack gear ke atas dan ke bawah tergantung putarannya. Oleh karena itu desain ini didasarkan pada perlengkapan rack and pinion gear dan pengukurannya disesuaikan dengan seberapa tinggi pintu gerbang akan terbuka untuk memisahkan ikan. Desain tersebut dibuat di SolidWorks. Pinion gear tersebut memiliki dimensi 2.5 x 2.5 x 1 cm dan rack gear memiliki 22.5 x 1 x 1 cm.
**2. Gerbang**

Gerbang tersebut dirancang khusus untuk memisahkan ikan agar mencegah penangkapan ikan yang berlebihan. Desainnya yang presisi memastikan bahwa ikan dengan ukuran tertentu tidak dapat melewatinya, sehingga hanya ikan target yang dapat dihitung dan dipisahkan. Proses selektif ini mencegah penangkapan ikan yang berlebihan. Mekanisme gerbang beroperasi secara efisien untuk memastikan pemisahan yang akurat.Gerbang tersebut memiliki dimensi 12.5 x 32.5 x 0.4 cm.
**3. Dinding Penahan Gerbang**

Dinding penahan gerbang dirancang khusus untuk memastikan bahwa gerbang tetap pada posisinya dengan aman, mencegah potensi perpindahan atau ketidaksejajaran seiring berjalannya waktu. Struktur ini memberikan fondasi yang kuat dan stabil untuk gerbang, mengakomodasi berbagai kekuatan eksternal seperti tekanan dari air, tekanan dari pembukaan dan penutupan, dan faktor apa pun yang dapat menyebabkan gerbang bergeser atau menjadi tidak stabil.
**4. Seluncuran ikan**

Seluncuran ikan dirancang agar ikan dapat bergerak bebas ke sisi lain akuarium saat pintu gerbang terbuka. Seluncuran tersebut memastikan jalur yang mulus dan tidak terhalang, mencegah segala halangan yang dapat menghalangi ikan mencapai sisi lainnya. Kemiringan dan permukaan seluncuran dirancang dengan cermat untuk meminimalkan stres dan potensi cedera pada ikan, sehingga memberikan cara yang aman dan efisien bagi mereka untuk bertransisi. Dengan memfasilitasi pergerakan mudah ini, seluncuran membantu menjaga perilaku alami ikan dan mendukung fungsi sistem akuarium secara keseluruhan, memastikan ikan dipisahkan dengan benar dan mengurangi risiko kepadatan berlebih di bagian mana pun di akuarium.
---
## Final Desain Hardware
**1. Tampilan Depan**

**2. Tampilan Atas**

---
## Kode Arduino IDE
#include <LiquidCrystal_I2C.h>
#include <Servo.h>
LiquidCrystal_I2C lcd(0x27, 20, 4);
Servo servo; // Servo object representing the 180-degree servo motor
int counter = 0; // Counter variable
bool hasMoved = false; // Flag to check if servo has already moved to 180 degrees when counter is 0
void setup() {
Serial.begin(9600);
Serial.setTimeout(3000);
servo.attach(3); // Attach servo to pin 3
servo.write(180);
lcd.init();
lcd.backlight();
lcd.setCursor(0, 0);
lcd.print("Fish Counter");
lcd.setCursor(0, 2); // Set cursor to the third row
lcd.print("Counter:"); // Adjusted to print "Counter:"
}
void loop() {
if (Serial.available()) {
counter = Serial.parseInt();
lcd.setCursor(8, 2); // Set cursor to the middle of the second row
lcd.print(" "); // Clear previous counter value
lcd.setCursor(8, 2); // Set cursor again to the middle of the second row
lcd.print(counter); // Print the counter value
delay(50); // Short delay to allow LCD display to refresh smoothly
Serial.print("Counter: ");
Serial.println(counter);
// Check if the counter is 2 and move the servo back to 0 degrees
if (counter >= 2) {
servo.write(0);
hasMoved = true; // Reset the flag after moving servo back
}
else {
servo.write(180);
hasMoved = false;
}
}
}
___
## Kode Machine Learning
Github: https://github.com/Basa-glitch/Fish-Counter
___
## Video Demo
https://drive.google.com/drive/folders/1NUf8GR68CZkeNjwusYFufIt7H2lnUUiC?usp=drive_link
---
## Note
- Karena menunggu ikan membutuhkan waktu yang cukup lama, hal ini menghambat kami untuk melanjutkan proyek kami pada akhirnya. Kami hanya bisa menguji model untuk melihat apakah model ini sangat akurat.
- Ukuran akuariumnya kecil sehingga kami hanya dapat melakukan pengujian dalam beberapa kelompok, misalnya 10 ekor ikan.
- Jika kami memiliki lebih banyak waktu, kami bisa menerapkan sistem di mana akuarium terhubung ke wadah lain, sehingga ikan tidak perlu diambil secara manual. Dengan demikian, sistem akan menjadi otomatis, menghemat waktu dan membuat fish counter lebih canggih.
- Ikan yang kami beli cepat mati, sehingga kami hanya dapat melakukan pengujian dalam jumlah terbatas. Ini membatasi potensi penuh dari fish counter, karena akan lebih baik jika kami dapat melakukan pengujian berulang kali.
---
## Referensi
- https://wri-indonesia.org/sites/default/files/2022-12/Marine%20Trends%20Report_WRI%20format_v14.pdf
- https://medium.com/@rudysetyohartono/the-face-of-the-fisheries-industry-in-indonesia-4655a7f5879a
- https://www.thejakartapost.com/indonesia/2022/12/23/overfishing-looms-as-indonesia-struggles-to-meet-fisheries-target-study.html
- https://www.dw.com/en/sustainable-fishing-by-2025-what-is-the-current-situation-in-indonesia/a-60134067
---