# Ch. 6: Pemrograman PHP Terstruktur
Sebelum kita meneruskan penambahan-penambahan fitur dari dari database `joke`, mari kita asah pengetahuan PHP kita. Pada bagian ini, kita akan membahas beberapa teknik untuk menstruktur kode kita dengan baik.
Teknik koding terstruktur ...
Pada bab 2 kita telah melihat bagaimana memisahkan kode PHP menjadi beberapa file: sebuah controller dan sebuah set template-template terkait. Pemisahan yang kita lakukan membuat logik server-side terpisah dari kode HTML yang digunakan untuk menampilkan isi dinamis yang digenerasi dari logik tersebut. Untuk melakukan ini kita harus mempeljharai bagaimaan menggunakan perintah PHP `include`.
Bahasa PHP menawarkan banyak fasilitas untuk membantu kita menambahkan struktur pada kode kita. Fasilitas yang paling powerful dari ini adalah dukungan terhadap OOP, yang kita bahas sekilas pada Bab 4. Kita tidak perlu mempeljarai kompleksitas OOP utnuk membangun aplikasi yang komples (dan juga terstruktur baik) dengan PHP.
Pada bab ini, kita akan menjelajahi sejumlah method-method untuk menjaga kode PHP kita dapat dikelola dan dirawat. Seiring dengan berkembangnya ukuran project, maka berkembang juga kode-kodenya. Ketika kita ingin membuat sebuah perubahan ke sesuatu kita perlu mencari di titik mana dalam kode yang kita ingin ubah. Hal ini dapat menyulitkan dan terkadang membutuhkan pengeditan kode di lebih dari satu tempat.
Programmer adalah pemalas, dan kita tidak ingin membuat perubahan yang sama di lokasi-lokasi berbeda. Dengan menempatkan kode di dalam satu tempat, dan menggunakannya dengan statement `include`, ini memungkinkan kita untuk menghindari repetisi. Jika Anda perlu menyalin dan mengpaste kode, Anda sebaiknya memindahkan kode berulang tersebut ke file terdendiri dan menggunakannya ke dua lokasi dengan statement `include`.
Komputer tidak mempedulikan bagaimana kita menstruktur kode kita dan akan secara gelap mata mengikuti instruktruksi yang diberikan kepadanya. Programer menstruktur kode, mengurangi repetisi dan memecah kode menjadi sejumlah bagain kecil murni untuk membuat pekerjaan kita menjadi lebih mudah. Kode menjadi lebih sederhana untuk dikelola jika dipecah menjadi tugas-tugas kecil. Mencoba mencari sebuah errpr dalam script PHP 1000 baris yang melakukan sejuymlah hal-hal berbeda lebih seulit dibandingkan mencari error yang sama dalam file 30 line yang hanya menlakukan tugas tunggal.
## Meng-include File
Bahkan website berbasis PHP yang sangat sederhana sekalipun seringkali memerlukan bagian kode yang sama di beberapa tempat. Kita telah mempelajari bagaimana menggunakan perintah `include` PHp untuk memuat template PHP dari dalam controller. Ternyata kita dapat menggunakan fitur yang sama untuk menyelamatkan diri kita dari menuliskan kode yang sama lagi dan lagi, seperti yhang telah kita lakukan pada `layout.html.php`: kita menulis beberapa kode HTML dan menggunakan ulang ke setiap halaman.
File-file include (juga dikenal dengan includes ) juga berisi snippet kode PHP yang dapat kita muat ke script PHP lain dibandingkan menuliskannya kembali.
### Menyertakan Isi HTML
Konsep menyertakan file ada jauh sebelum PHP. Jika Anda adalah programmer tua, Anda mungkin pernah berkes....