# [Balqis’s] Tugas Section 1
:::warning
Open Recruitment Mobilecomm Lab [Celullar Network Division 2023/2024].
:::
## :hibiscus: Balqis’s Information :hibiscus:
:::info
List the essential information of me.
:::
**:tulip: Name : Narita Balqis Ruwenna
:tulip: Email: balqisnarita@gmail.com
:tulip: NIM : 1101213262**
# 1. Standardization (Telecom)
## 1.1 Pengertian
Standarisasi sistem telekomunikasi mengatur agar sistem telekomunikasi terstandar dengan baik dalam aspek penggunaan, kehandalan, efisiensi, keselamatan dan keamanan bagi para penggunanya. Adanya standarisasi digunakan untuk mengatur penggunaan frekuensi, alokasi (pengaturan tempat),kanal, trafik dan sebagainya.
## 1.2 Jenis - Jenis Standarisasi
### • ITU (International Telecommunication Union)
ITU adalah sebuah organisasi internasional yang didirikan untuk membakukan dan meregulasi radio internasional dan telekomunikasi. Tujuan utamanya meliputi standardisasi, pengalokasian spektrum radio, dan mengorganisasikan perjanjian rangkaian interkoneksi antara negara-negara berbeda untuk memungkinkan panggilan telepon internasional. ITU dibagi dalam 3 bagian, yaitu Telecommunication Standardization (ITU-T), Radiocommunication (ITU-R), dan Telecommunication Development (ITU-D).
### • 3GPP (Generation Partnership Project)
3GPP menyatukan tujuh organisasi pengembangan standar telekomunikasi (ARIB, ATIS, CCSA, ETSI, TSDSI, TTA, TTC) yang menyediakan lingkungan yang stabil bagi para anggotanya untuk menghasilkan Laporan dan Spesifikasi yang mendefinisikan teknologi 3GPP.
Spesifikasi 3GPP mencakup teknologi telekomunikasi seluler, termasuk akses radio, jaringan core, dan kemampuan layanan, yang menyediakan deskripsi sistem lengkap untuk telekomunikasi seluler.
### • IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers)
IEEE adalah organisasi nirlaba internasional, yang merupakan asosiasi profesional utama untuk peningkatan teknologi. IEEE memiliki badan standard (Standard Association, IEEE-SA) yang mempersatukan substandard industri membentuk standardisasi internasional yang diakui seluruh industri.
Beberapa standar IEEE :
:small_blue_diamond:IEEE 802.3 — Ethernet akses LAN.
:small_blue_diamond:IEEE 802.11 — Wifi, akses wireless LAN.
:small_blue_diamond:IEEE 802.16 — WiMAX, akses wireless MAN.
### • ISO (International Organization for Standardization)
International Organization for Standardization (ISO) adalah badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standar nasional setiap negara.
Meski sebagai organisasi nonpemerintah, ISO kiprahnya sangat besar dalam industri dan komersial yang ada di lintas dunia. Setiap peraturan atau standar yang dirumuskan dalam pertemuan ISO seringkali ditindaklanjuti dengan kekuatan hukum pada negara-negara anggota ISO.
### • Kominfo (Standarisasi Negara Indonesia)
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Indonesia memiliki peran penting dalam standarisasi di bidang telekomunikasi. Kominfo telah menetapkan standar keamanan perangkat telekomunikasi untuk mendukung kebijakan pertahanan dan keamanan nasional
# 2. Cellular Evolution (1G-5G)

Sumber: https://web.kominfo.go.id/sites/default/files/Buku%20Saku%20Data%20dan%20Tren%20TIK%202014.pdf
# 3. Site, Cell, Cluster
## 3.1 Site
Site adalah lokasi tempat radio base station dan peralatan jaringan terkait dipasang untuk mengirim dan menerima sinyal seluler. Site juga pada dasarnya adalah lokasi di mana antena seluler dipasang di menara seluler yang juga dikenal sebagai base station (BS), sebutan base station di setiap genarasi pun berbeda.
## 3.2 Cell
Sel untuk menununjukan cakupan sinyal. Sel berbentuk heksagonal (atau bentuk lain) hanya digunakan untuk mempermudah penggambaran.
## 3.3 Cluster
Kluster merupakan sekelompok sel yang masing-masing selnya memiliki 1 set frekuensi yang berbeda dengan sel yang lain.
# 4. Sectorization, Cell Splitting
* ## Sectorization
Sektrosisasi sel berguna untuk mengurangi interferensi dan meningkatkan jangkauan, serta meningkatkan gain.
* ## Cell Splitting
Pemisahan sel (Cell Splitting) adalah proses membagi sel yang besar menjadi sel yang lebih kecil, sehingga dapat menampung lebih banyak pengguna (kapasitas meningkat) dan mengurangi interferensi.
# 5. Frequency Reuse
Frequency Reuse adalah penggunaan kembali frekuensi yang sama pada area sel yang berbeda di luar jangkauan batas daerah sel-nya yang bebas dari interferensi.
# 6. Duplexing, Multiplexing
* ## Duplexing
Duplexing adalah metode penanganan komunikasi dua arah, terbagi menjadi 2 yaitu :
**:small_orange_diamond:FDD (Frequency Division Duplexing)**
FDD merupakan teknik duplex yang menggunakan dua frekuensi yang berbeda untuk melakukan komunikasi dalam dua arah.
**:small_orange_diamond:TDD (Time Division Duplexing)**
TDD menggunakan frekuensi tunggal dan frekuensi tersebut digunakan oleh semua kanal untuk melakukan pengiriman dan penerimaan data.
* ## Multiplexing
Multiplexing adalah suatu teknik mengirimkan lebih dari satu (banyak) informasi melalui satu saluran. Tujuan utamanya adalah untuk menghemat jumlah saluran fisik misalnya kabel, pemancar penerima (transceiver), atau kabel optik. Ada 3 jenis multiplexing, yaitu :
**:small_orange_diamond:FDM (Frequency Division Multiplexing)**
Teknik penggabungan kanal sinyal informasi dengan menggunakan kanal-kanal frekuensi yang berbeda.
Prinsipnya adalah n buah kanal dengan frekuensi yang berbeda-beda ditransmisikan secara simultan pada 1 saluran transmisi. Teknik ini digunakan untuk sistem analog maupun sistem digital.
**:small_orange_diamond:TDM (Time Division Multiplexing)**
Teknik penggabungan kanal informasi dengan menggunakan bandwidth frekuensi yang sama, namun secara bergantian. TDM merupakan proses multiplexing dengan cara membagi waktu menjadi slot-slot waktu yang menyatakan informasi dari tiap kanal. Teknik ini hanya mungkin untuk sinyal digital.
**:small_orange_diamond:WDM (Wavelength Division Multiplexing)**
Teknik ini serupa dengan FDM, hanya menggunakan domain panjang gelombang sebagai variabelnya. WDM biasa digunakan pada sistem komunikasi serat optik
# 7. Multiple Access

Sumber : https://forum.huawei.com/enterprise/en/HCIA-LTE-%E4%B8%A805-Multiple-Access-and-Duplex-Technologies/thread/667259603408273409-667213872962088960
## a) FDMA (Frequency Division Multiple Access)
FDMA merupakan suatu teknik di mana pita frekuensi dibagi menjadi beberapa channel. Dalam sistem FDMA, setiap pengguna dialokasikan dengan pita atau saluran sub-frekuensi tertentu.
## b) TDMA (Time Division Multiple Access)
Operator dengan frekuensi yang sama dibagi menjadi beberapa slot waktu dalam domain waktu sehingga beberapa pengguna dapat menggunakan slot waktu berbeda untuk menerapkan cara komunikasi koneksi multi-akses.
## c) CDMA (Code Division Multiple Access)
CDMA adalah teknologi komunikasi nirkabel untuk Multiple Access. Urutan kode berbeda yang dibentuk oleh teknologi spektrum tersebar digunakan untuk banyak pengguna dengan alamat berbeda untuk menerapkan koneksi banyak akses.
## d) OFDMA (Orthogonal Frequency-Division Multiple Access)
OFDMA adalah metode akses multiplexing pembagian frekuensi. Dalam OFDMA, setiap pengguna berbagi ruang transformasi Fourier di uplink dan base station mengalokasikan subcarrier ke pengguna sehingga laju yang berbeda dapat dialokasikan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
# 8. Handover
Handover adalah proses pengalihan kanal traffic secara otomatis pada user yang sedang digunakan untuk berkomunikasi tanpa terjadinya pemutusan hubungan dan tanpa melalui campur tangan dari pemakai.
Pada 3G dan LTE ditentukan oleh RNC/eNodeB, yaitu dengan mengevaluasi secara permanen pengukuran yang diambil oleh RNC/eNodeB dan UE.
Kuat sinyal yang diterima oleh UE dibandingkan dengan nilai- nilai ambang batas (threshold), jika kuat sinyal di bawah nilai threshold maka dimulai proses handover dengan mencari sebuah sel target yang cocok.
## 8.1 Tipe Handover
### a) Hard handover

Hard handover terjadi antara sektor atau sel dengan frekuensi pembawa yang berbeda (pada 3G dan 2G). Tipe koneksi dari hard handover “break before make”
### b) Soft handover

Soft handover/intercell merupakan handover yang terjadi antar sel dengan frekuensi pembawa yang sama, dimana UE memulai komunikasi dan membentuk hubungan dengan NodeB yang baru terlebih dahulu sebelum memutuskan hubungan dengan eNodeB asal. Hubungan akan diputuskan jika proses penyambungan dengan eNodeB yang baru telah bagus untuk menghindari drop call.
### c) Softer handover

Softer handover/intersector yaitu handover yang terjadi antar sektor dalam satu sel dengan frekuensi kanal eNodeB yang sama. Ini berarti bahwa user berpindah dari satu sektor ke sektor lain pada sel yang sama.(Pengalihan layanan dari satu sektor ke sektor lain dalam satu sel. Arah down-link sama dengan soft handover sedang arah up-link proses seleksi terjadi di NodeB).
Sumber : https://ejournal.undip.ac.id/index.php/transmisi/article/download/3755/3444
https://www.teleco.com.br/tutoriais/tutorial3ghandover/pagina_2.asp
# 9. Interference, Fading, Noise
* ## Interference
Interference adalah peristiwa yang terjadi karena disebabkan adanya sinyal lain dari pemancar lain dengan frekuensi yang sama atau hampir sama, dan mempunyai daya yang besar.
Jenis interferensi yang umum pada Cellular Network:
• Self-interference
• Multiple access interference
• Adjacent channel interference (ACI).
• Co-channel interference (CCI)
* ## Fading
Fading merupakan variasi redaman suatu sinyal.
* ## Noise
Noise adalah sinyal elektronik yang merupakan campuran dari banyak frekuensi acak pada banyak frekuensi amplitudo yang ditambahkan ke sinyal radio atau informasi saat ditransmisikan dari satu tempat ke tempat lain atau saat diproses.
# 10. Overview of 2G (GSM, CDMA)
## 10.1 Architecture, Bandwidth
### a) Architecture

Sumber : https://repository.widyatama.ac.id/server/api/core/bitstreams/3820cde9-2096-451b-bdbd-b1f4390a9a9b/content
Teknologi 2G diperkenalkan pada tahun 1990-an. Teknologi ini menggunakan arsitektur jaringan circuit-switched yang membagi spektrum radio menjadi beberapa saluran. Arsitektur jaringan 2G terdiri dari tiga komponen utama:
:small_blue_diamond: **Mobile Station (MS)**
MS yaitu perangkat yang digunakan oleh pelanggan untuk melakukan pembicaraan (termasuk ponsel dan kartu SIM).
:small_blue_diamond: **Base Station Subsystem (BSS)**
BSS adalah antarmuka antara MS dengan MSC (Mobile Switching Centre) pada sistem selular GSM. BSS terdiri dari Base Transceiver Station (BTS) yang berkomunikasi dengan ponsel dan Base Station Controller (BSC) yang mengelola alokasi saluran radio.
:small_blue_diamond: **Network Switching Subsystem (NSS)**
This includes the Mobile Switching Center (MSC) yang mengelola pengalihan panggilan di antara jaringan yang berbeda dan Home Location Register (HLR) yang menyimpan data pengguna.
Sumber : https://www.telecomhall.net/t/general-architecture-and-working-principle-of-2g-3g-4g-and-5g/23001
### b) Bandwidth
Jaringan 2G memiliki bandwidth sebesar 14-64 Kbps.
## 10.2 Modulation
Jaringan 2G menggunakan modulasi jenis GMSK (Gaussian minimum frequency shift keying). GMSK bekerja dengan mengubah frekuensi sinyal pembawa berdasarkan data digital yang akan dikirimkan.
GMSK adalah teknik modulasi yang mampu melakukan pembentukan pulsa menggunakan filter Gaussian . Filter ini meminimalkan perubahan mendadak pada frekuensi pembawa sehingga mengurangi interferensi.
Sumber : https://www.researchgate.net/publication/362397204_Evolution_of_wireless_communication_networks_from_1G_to_6G_and_future_perspective
## 10.3 Frequency Band, Multiple Access
### a) Frequency Band
Jaringan 2G mempunyai frentang frekuensi 850 - 1900 MHz.
### b) Multiple Access
Jaringan 2G (GSM) menggunakan teknologi gabungan antara FDMA (Frequency Division Multiple Acces) dan TDMA (Time Division Multiple Access).
# 11. Overview of 3G (UMTS, WCDMA)
## 11.1 Architecture, Bandwidth
### a) Architecture

Sumber : https://www.edn.com/integrate-femtocells-with-existing-wireless-infrastructure-2/
Arsitektur jaringan 3G terdiri dari beberapa komponen utama:
:small_blue_diamond: **User Equipment (UE)**
termasuk ponsel atau perangkat lain apa pun yang mengakses internet.
:small_blue_diamond: **Radio Access Network (RAN)**
termasuk Node B yang berkomunikasi dengan UE dan Radio Network Controller (RNC) yang mengelola alokasi sumber daya radio.
:small_blue_diamond: **Core Network (CN)**
termasuk Serving GPRS Support Node (SGSN) yang mengelola perutean paket data dan Gateway GPRS Support Node (GGSN) yang bertindak sebagai antarmuka antara jaringan seluler dan internet.
Sumber : https://www.telecomhall.net/t/general-architecture-and-working-principle-of-2g-3g-4g-and-5g/23001
### b) Bandwidth
Jaringan 3G memiliki bandwidth sebesar 2-30 Mbps.
## 11.2 Modulation
Jaringan 3G menggunakan dua teknik modulasi, yaitu Quadrature Phase Shift Keying (QPSK) dan Eight-Phase Shift Keying (8PSK).
:small_blue_diamond:**Quadrature Phase Shift Keying (QPSK)**
QPSK adalah teknik modulasi digital yang menggunakan modulasi fase untuk mengirimkan data digital. Dengan QPSK, status beda fase ditetapkan ke setiap simbol digital. QPSK dikenal karena ketahanannya terhadap kebisingan dan interferensi.
:small_blue_diamond:**8PSK**
8PSK adalah teknik modulasi digital yang memperluas konsep PSK dengan menggunakan delapan beda fase untuk mewakili simbol digital. Teknik ini memungkinkan kecepatan data lebih tinggi dibandingkan QPSK dengan mentransmisikan tiga bit per simbol.
Sumber : https://netizzan.com/3g-modulation-technique/
## 11.3 Frequency Band, Multiple Access
### a) Frequency Band
Jaringan 3G mempunyai rentang frekuensi 1.8 - 2.5 GHz.
### b) Multiple Access
Teknologi 3G menggunakan multiple akses W-CDMA (Wideband Code-Division Multiple Access) dengan Bandwith tiap carrier 5 MHz. WCDMA adalah salah satu teknologi utama yang digunakan untuk jaringan 3G dan sering disebut sebagai UMTS (Universal Mobile Telecommunications System) dalam konteks standar komunikasi seluler.