# MoM Meeting Perdana Asisten Adprog Genap 2023 > January 30, 2023 > 14:00 - 15:06 - Perkenalan Dosen - Kelas A: Pak Rian - Kelas B: Pak Affan sebelum UTS, Pak Bayu setelah UTS - Kalo email ke pak affan, arahkan ke ichlasul.affan12@cs.ui.ac.id dan ichlasul.affan@ui.ac.id - Kelas C: Pak Yusuf (Dafi) sebelum UTS, Pak Bayu setelah UTS - Perkenalan asisten - Evaluasi - Tahun ini tidak ada UAS, digantikan group project yang dimulai sejak pekan ke-2 - Lab - Bentuk soal tetap cerita, tapi dapat dipahami dalam 15 menit. - Jadikan story PPW sebagai referensi. (Kelas A requirement nya tetap dalam bullet points) - Sertakan diagram jika perlu - Chores seperti setup project spring boot dan CI disetup oleh asdos - Mahasiswa fokus ke code implementasi yang perlu dilengkapi dengan memberikan ruang kreativitas - Group project kelas B & C - Dosen mintain nilai DDP2 dan PBP ke sekre - Ada minimal 26 topik yang perlu disusun untuk kelas B dan C - Ide kelompok memenuhi semua aspek best practices dan microservice - Alokasi waktu kerja 200-300 menit untuk mereka eksplor tech, belajar, dan ngoding (tidak termasuk sprint planning dan review) - Satu asdos membimbing 2-4 kelompok - Sprint review maksimal seminggu setelah sprint berakhir - Setiap sprint berjalan selama 2 pekan (kecuali sprint 5) - Asisten menilai kinerja individu pada setiap sprint - Finalisasi tema proyek akhir tgl 08/02 - Release tema proyek akhir tgl 09/02 - Q: Bagaimana dengan asdos yang ada kelas PPL ketika sedang ada lab? - Yang PPL bisa nyusul kalau memang jadwalnya overlap. Pastikan ada asdos yang standby di lab untuk setiap kelas. - Q: Kalau tema proyek akhir ada yang mirip? - Ga masalah, toh pengerjaannya isolated. Setiap kelompok pengerjaan dan desainnya ada di tangan mereka, jadi produk akhir dan eksekusinya akan beda. - Q: Ada dana penunjang? - Nunggu pengumuman dari lembaga asisten. Untuk sekarang kalo mau isi sebagai log, isi aja ngga masalah. - Q: Async di JS apakah dihitung/harus async di Spring Boot? - Boleh, hore~ Tapi lebih disarankan pake java, meski yang javascript tetep diterima. - Q: Kalo ada implementasi tanpa design pattern/concurrency? Apakah spesifik harus ada sekian design pattern atau bisa disesuaikan dengan proyeknya? - Saat ngumpulin ide kelompok, cari yang topiknya jangan CRUD doang. Design pattern menyesuaikan projectnya, tapi yang penting ada implementasi. - Q: Apakah implementasi proyek kelompok harus berbentuk web? Hal ini karena backend harus memakai spring boot dan setiap kelompok akan memiliki reponya sendiri. - Bebas. Kayak tahun lalu. - Q: Misalnya ada kelompok yang implement frontend dan backend secara terpisah, apakah diitung sebagai microservice? - No. Service nya yang diitung dari sisi layanan yang disediakan oleh backend, berdasarkan use casenya. - Q: Untuk nilai lab, dikumpulin di akhir atau setiap sekian periode disetor? - Asisten bisa tentukan deadline sendiri. Misalnya deadline demo seminggu setelah lab, setelahnya nilainya langsung dipublish. Jangan ditumpuk di akhir. - Publishnya kalo bisa jangan di google sheets, tapi via scele. - Follow-up Q: Untuk pengerjaan lab kan via git, penilaian via scele gimana? - Ternyata bisa buat submission scele yang isinya cuma nilai, mahasiswa ngga perlu ngumpulin apapun. - Q: Ekspektasi temanya dibuat sedetail apa? - Design pattern ngga perlu dicantumkan, itu tugas mahasiswa untuk figure out. - Bisa dibuat dalam bentuk bullet points dan pejelasan fitur + acceptance criteria seperti yang dibuat oleh asdos kelas A. - Q: Teknis pembagian tema belum ditentukan, kalo tahun lalu mhs bisa milih sendiri (ga harus tema punya asdos kelompok) - Boleh, bebas mengambil topik yang bukan diajukan oleh asdos kelompoknya. FCFS. Boleh juga diskusi kalau ada yang overlap. - Q: Mahasiswa boleh ajuin sendiri topik proyek kelompok? - Hanya setelah asdos bisa memastikan use cases nya bisa mengaplikasikan design pattern, microservices, dan concurrency. - Kemungkinannya tidak tertutup kalo mereka insist, tapi tidak dianjurkan. - Arahan untuk membuat microservices sebaiknya dari awal oleh asdos. Seandainya mereka bikin monolithic dulu, harapannya mereka bisa refactor di sprint ke-3. - Q: Deployment group project kemana? - Heroku sudah innalillahi. - Dicari lagi alternatifnya.