# Instalasi Oracle VM VirtualBox, Ubuntu, dan Wazuh
###### *- Ammara Dalia Irna Putri*
## :one: :desktop_computer: ORACLE VM VIRTUALBOX
### Apa itu Oracle VM VirtualBox
***
==Oracle VM VirtualBox== yang sebelumnya dikenal dengan nama-nama seperti Sun VirtualBox, adalah perangkat lunak virtualisasi. Perangkat lunak ini memungkinkan **sistem operasi "tambahan"** dijalankan di dalam sistem operasi "utama". Misalnya, jika sebuah komputer memiliki Microsoft Windows sebagai sistem operasi utamanya, maka dapat juga menjalankan sistem operasi lain yang diinginkan di dalam Microsoft Windows tersebut.
### Manfaat
****
Fungsi ini sangat penting jika seseorang ingin melakukan ujicoba dan simulasi instalasi suatu sistem **tanpa harus kehilangan** sistem yang sudah ada.
### Instalasi
***
1.] **Kunjungi Halaman Unduh:** Buka peramban web dan pergi ke tautan unduh resmi VirtualBox di: https://www.virtualbox.org/wiki/Downloads
2.] **Pilih Versi Sesuai Perangkat:** Di halaman unduhan, pilih paket instalasi yang sesuai dengan sistem operasi komputer. Pilihan akan tersedia untuk Windows, macOS, Linux, dan lainnya.

3.] **Mulai Pengunduhan:** Setelah memilih versi yang sesuai, klik tautan unduh yang tersedia. Proses pengunduhan akan dimulai secara otomatis. Tunggu hingga berkas instalasi selesai diunduh sepenuhnya ke komputer.
4.] Proses selanjutnya dilanjutkan setelah **mendownload ubuntu.**
## :two: :writing_hand: UBUNTU
### Apa itu Ubuntu?
***
==Ubuntu== adalah sistem operasi **berbasis Linux** dan **open-source** yang dikembangkan oleh perusahaan Canonical Ltd. Sistem operasi ini dirancang untuk meningkatkan pengembangan di smartphone, komputer, dan network server.
Sebagai sistem operasi (OS), Ubuntu memiliki fitur andalan bernama GNOME (GNU Network Object Model Environment), yaitu graphic user interface (GUI) dan kumpulan aplikasi desktop untuk pengguna sistem operasi Linux. GNOME bertujuan agar sistem operasi Linux lebih mudah digunakan pengguna karena mirip dengan interface Windows.
### Manfaat
***
Sebagai sistem operasi berbasis Linux, Ubuntu dapat digunakan untuk desktop computing, pengembangan server, cloud computing, pengembangan software, dan banyak lainnya. Pengguna memiliki **kebebasan untuk menyesuaikan** sistem sesuai kebutuhan masing-masing.
**Dirangkum dari Monovm, berikut beberapa fitur Ubuntu:**
- Mendukung hardware yang memungkinkan pengguna bisa menginstal printer maupun driver dan menjadikan pekerjaan lebih efisien.
- Memiliki interface yang intuitif sehingga memudahkan pengguna menemukan aplikasi, file, dan hal lain yang diperlukan.
- Dilengkapi dengan software Thunderbird untuk mengakses e-mail.
- Adanya fitur smart search yang memudahkan pengguna mencari aplikasi atau program pada sistem Ubuntu.
### Instalasi
***
1.] **Kunjungi Halaman Unduh Ubuntu:** Buka peramban web dan pergi ke tautan unduh resmi Ubuntu Desktop di: https://ubuntu.com/download/desktop
2.] **Pilih Versi yang Diinginkan:** Di halaman unduhan, pilih versi Ubuntu yang ingin diunduh. Perhatikan perbedaan antara versi LTS dan non-LTS (penjelasan di bawah) saat membuat pilihan.
3.] **Mulai Pengunduhan:** Setelah memilih versi yang sesuai, klik tombol unduh yang tersedia. Proses pengunduhan berkas instalasi Ubuntu akan dimulai. Tunggu hingga pengunduhan selesai sepenuhnya ke komputer.
>*Perbedaan Ubuntu LTS (Long Term Support) dan Non-LTS*
>1. Versi LTS (Long Term Support):
-Masa Dukungan: Versi LTS mendapatkan dukungan jangka panjang, biasanya lima tahun untuk pembaruan keamanan dan pemeliharaan. Ini berarti sistem akan menerima pembaruan penting dan perbaikan bug selama periode tersebut tanpa perlu sering melakukan peningkatan versi mayor.
-Stabilitas: Fokus utama versi LTS adalah stabilitas dan keandalan. Versi ini sangat direkomendasikan untuk lingkungan produksi, server, atau pengguna yang menginginkan sistem yang stabil dan tidak perlu sering diperbarui. Fitur-fitur baru diperkenalkan dengan lebih hati-hati untuk memastikan kompatibilitas dan minimnya bug.
-Rilis: Versi LTS dirilis setiap dua tahun sekali, biasanya pada bulan April (misalnya, Ubuntu 22.04 LTS).
>2. Versi Non-LTS (Reguler atau Interim):
-Masa Dukungan: Versi non-LTS memiliki masa dukungan yang lebih pendek, yaitu sekitar sembilan bulan. Setelah masa dukungan ini berakhir, tidak ada lagi pembaruan keamanan atau perbaikan bug, dan pengguna disarankan untuk meningkatkan ke versi yang lebih baru (baik LTS berikutnya atau non-LTS terbaru).
-Fitur Terbaru: Fokus utama versi non-LTS adalah menyediakan fitur-fitur terbaru dan teknologi terkini. Versi ini cocok untuk pengembang, penggemar teknologi, atau pengguna yang ingin bereksperimen dengan perangkat lunak dan komponen sistem operasi yang paling mutakhir.
-Rilis: Versi non-LTS dirilis setiap enam bulan sekali, biasanya pada bulan April dan Oktober (misalnya, Ubuntu 23.10).
## :three: :link: INSTALASI UBUNTU PADA VM
### A. Membuat Virtual Machine (VM)
1. **Buka aplikasi Oracle VM VirtualBOX** yang telah diunduh.
2. Buat **Virtual Machine (VM)** baru.
-Klik tombol "New"

3. Konfigurasi dasar virtual machine
-**Name:** Beri nama untuk Virtual Machine. Contoh: Ubuntu Wazuh.
-**Folder:** Biarkan default atau pilih lokasi di mana ingin file VM disimpan (pastikan ada ruang kosong yang cukup).
-**ISO Image:** Klik tombol panah kecil di sebelah kanan kolom ini, lalu pilih "Other...". Cari file ubuntu-24.04.2-desktop-amd64.iso **yang sudah diunduh** sebelumnya, lalu klik **Open.**
-**Skip Unattended Installation:** Centang kotak ini :heavy_check_mark: .

4. Hardware
-**Base Memory (RAM):** Geser slider atau ketik angka. Untuk Ubuntu yang berjalan lancar, minimal 2048 MB (2 GB) disarankan. (*Jika komputer fisik memiliki RAM 8 GB atau lebih, bisa berikan 4096 MB (4 GB) agar lebih nyaman.*)
-**Processors (CPU):** 1 CPU sudah cukup. (*Jika CPU komputer fisik memiliki banyak core dan ingin performa lebih baik di VM, bisa memberikan 2 CPU atau lebih.*)

5. Hard disk
-**Create a Virtual Hard Disk now:** Pilih opsi ini.
-**Disk Size:** Atur ukuran hard disk virtual. Minimal 25 GB untuk Ubuntu, tapi untuk instalasi Wazuh nantinya dan ruang untuk log, 40 GB atau 50 GB lebih baik.

6. Summary
-Periksa semua penyesuaian yang telah dilakukan.
-Klik "Finish".
### B. Instalasi Ubuntu di dalam VM
1. Setelah VM berhasil dibuat, **di jendela utama Oracle VirtualBox Manager**, akan terlihat VM *"Nama yang tadi dibuat"* muncul di daftar sebelah kiri. Statusnya biasanya "Powered Off".
2. **Pilih** VM yang tadi dibuat dan klik tombol **"Start"**.

3. Jika muncul pesan pop-up **"Mouse integration"** dan **"Auto capture keyboard"** itu adalah notifikasi dari VirtualBox. Bisa diklik silang :negative_squared_cross_mark: saja.

>*Mouse Integration:* fitur VirtualBox yang memungkinkan penggunaan mouse secara mulus antara sistem operasi host (komputer) dan sistem operasi tamu (Ubuntu di VM). Dengan fitur ini, tidak perlu menekan tombol khusus untuk "melepaskan" mouse dari VM.
*Auto capture keyboard:* berarti saat mengklik di dalam jendela VM, semua masukan papan ketik akan langsung masuk ke VM. Untuk "melepaskan" kontrol papan ketik dari VM kembali ke host, biasanya menekan tombol Right Ctrl (informasi ini dapat dilihat di pojok kanan bawah jendela VM).
4. Setelah beberapa saat, akan muncul layar instalasi ubuntu, silahkan klik **instalasi ubuntu.**
5. Pilih bahasa yang diinginkan

7. **Accessibility in Ubuntu** adalah opsi untuk pengaturan aksesibilitas. Untuk instalasi normal dan tujuan menginstal Wazuh, **tidak perlu** melakukan pengaturan khusus di sini. Pengaturan aksesibilitas ini bersifat opsional dan bisa disesuaikan nanti setelah Ubuntu terinstal jika memang dibutuhkan.

>Ini adalah pengaturan untuk:
-Seeing: Untuk pengguna dengan gangguan penglihatan (misalnya, screen reader, high contrast).
-Hearing: Untuk pengguna dengan gangguan pendengaran (misalnya, visual alerts).
-Typing: Pengaturan keyboard.
-Pointing and clicking: Pengaturan mouse atau perangkat penunjuk.
-Zoom: Untuk memperbesar tampilan.
7. Pilih bahasa untuk keyboard.

8. Connect to the internet, pilih "**Use wired connection**".

>*Use wired connection* adalah opsi yang aktif. Ini menunjukkan VirtualBox berhasil mendeteksi kabel jaringan virtual yang terhubung ke VM, yang pada dasarnya menggunakan koneksi internet dari komputer fisik (host). Ini merupakan opsi yang paling umum dan direkomendasikan.
>*No Wi-Fi devices detected* merupakan hal yang wajar, karena VM tidak memiliki akses langsung ke hardware Wi-Fi fisik. Koneksi internet VM biasanya melalui koneksi kabel virtual yang disimulasikan oleh VirtualBox.
>*Do not connect to the internet* dapat dipilih, namun instalasi akan memakan waktu lebih lama karena tidak dapat mengunduh pembaruan saat itu juga. Pembaruan perlu dilakukan secara manual setelah instalasi selesai.
9. **Update untuk installer** Ubuntu itu sendiri, bukan update untuk sistem operasi yang akan diinstal. Mengupdate installer bisa meningkatkan keandalan dan menambahkan fitur baru ke proses instalasi. Rekomendasi untuk diupdate tapi tidak harus.

10. Pilih **Install Ubuntu.**

11. **Type of installation**
-Interactive installation **(PILIH INI)**, adalah metode standar dan direkomendasikan untuk kamu sebagai pemula.Dopandu langkah demi langkah melalui seluruh proses instalasi, membuat keputusan seperti partisi disk, pengaturan timezone, dan membuat akun pengguna.
-Automated installation untuk pengguna tingkat lanjut yang memiliki file autoinstall.yaml. File ini berisi semua konfigurasi instalasi, memungkinkan instalasi otomatis tanpa intervensi pengguna.

12. Applications
-*Default selection* **(PILIH INI)**: Ini akan menginstal hanya aplikasi esensial, seperti web browser (Firefox), beberapa utilitas dasar, dan terminal (yang akan digunakan untuk Wazuh).
-*Extended selection*: Ini akan menginstal semua yang ada di "Default selection" ditambah dengan aplikasi perkantoran (LibreOffice suite), dan beberapa utilitas tambahan lainnya.

13. Propietary Software
-*Install third-party software for graphics and Wi-Fi hardware* (**CENTANG** :heavy_check_mark:): Ini akan menginstal driver non-open source untuk hardware grafis (misalnya NVIDIA atau AMD) dan hardware Wi-Fi.
-*Download and install support for additional media formats* (**CENTANG** :heavy_check_mark:): Ini akan menginstal codec dan library yang diperlukan untuk memutar format media populer seperti MP3, MP4, MOV, dll.

14. Pilih "**Erase disk and install Ubuntu**".

15. Isi data akun. Ingat baik-baik passsword akun karena akan digunakan untuk masuk ke ubuntu dan penjalankan perintah hak administrator.

16. Install.

17. Restart now.

### C. Instalasi Wazuh
1. Jika sudah di restart, akan tertampil seperti ini, klik saja dan masukkan password yang tadi sudah dibuat.


2. Masuk ke layar utama VM, cari terminal.

Jika tidak ada di bilah samping, bisa cari di ujung kiri bawah layar utama.

3. Kunjungi halaman guide instalasi resmi wazuh di: https://documentation.wazuh.com/current/installation-guide/index.html . Dan buka bagian indexer step-by-step.
4. Pertama kita harus sebagai root, ketik sudo su pada terminal.

5. **Ikuti instruksi detail,** setiap langkah yang diberikan secara cermat. Panduan tersebut akan menyediakan perintah-perintah yang dapat langsung disalin dan ditempelkan ke terminal, serta instruksi konfigurasi yang diperlukan. Mulai dari indexer, server, dan dashboard.
6. Ketika sudah selesai hingga tahap dashboard. Kita bisa coba buka, https:// URL: https://<WAZUH_DASHBOARD_IP_ADDRESS> , dengan Username: admin, dan Password: admin.

