
Alangkah baiknya, sebelum memahami variabel dalam **Pyhton**. Mari kita pahami konsep variabel dalam bentuk analogi berikut :

Bayangkan variabel itu seperti kotak penyimpanan yang isinya bisa diganti-ganti. Kotak penyimpanan ini harus diberi nama agar ketika kotak ini ingin diambil kita mudah mencarinya dari kotak penyimpanan yang lain.
### Pengertian Variabel dalam Python
###

Sama halnya dengan konsep kotak penyimpanan tadi, variabel dalam pyhton digunakan untuk menyimpan isi yakni berupa nilai. Namun wujud penyimpanan beserta isinya hanya berupa pernyataan atau ketikan teks saja dalam code editor dan ditampilkan melalui terminal atau output.
Contoh :

Struktur dasarnya :
nama_variabel = nilai
Contoh:
* umur = 16
Artinya : variabel umur menyimpan nilai 16
* nama = "Andi"
Artinya : variabel nama menyimpan teks "Andi"
:::info
**ποΈNote:**
tanda <kbd>**=**</kbd> bukanlah tanda pernyataan sama dengan yang umumnya sering digunakan dalam ilmu matematika, melainkan diartikan dengan istilah *assignment* yg digunakan untuk memasukkan nilai ke dalam variabel.
Contoh :
```
kelas = 11 Tahfidz
```
Jika kata baca secara narasi :
Variabel kelas menyimpan nilai 11 Tahfidz,
bukan kelas sama dengan 11 tahfidz.
:::
### Cara Python mengecek isi variabel
Ketika kita ingin melihat isi kotak penyimpanan, kita harus membuka penutupnya. Dalam Python, untuk melihat isi nilai dalam variabel kita cukup memanggil nama variabelnya.
Contoh :

<kbd>[ππ» Klik untuk mempraktekkan>>](https://www.programiz.com/online-compiler/1HhRaYUPKLwIQ)</kbd>
### Aturan Penulisan Variabel di Python (INI PENTING)
Aturan ini perlu dipahami dan diikuti karena kalau keliru di sini, program bisa error atau bikin bingung.
Aturan penulisan nama variabel :
1. **Tidak boleh menggunakan spasi**, jika nama variabel lebih dari 1 kata gunakan tanda <kbd>_</kbd> (underscore/garis bawah).
**Contoh yang salah** β:

<kbd>[ππ» Klik untuk mempraktekkan>>](https://www.programiz.com/online-compiler/7vprN3ffJa3HX)</kbd>
**Contoh yang benar** β :

<kbd>[ππ» Klik untuk mempraktekkan>>](https://www.programiz.com/online-compiler/97DBIXqZBO6nI)</kbd>
2. **Tidak boleh menggunakan simbol-simbol** dalam keyboard kecuali tanda <kbd>_</kbd> (underscore/garis bawah).
Contoh yang salah β:

[<kbd>ππ» Klik untuk mempraktekkan>></kbd>](https://www.programiz.com/online-compiler/5i7Ao8qTiPKrs)
Contoh yang benar β :

[<kbd>ππ» Klik untuk mempraktekkan>></kbd>](https://www.programiz.com/online-compiler/8n6ejGhp1ms3w)
3. **Tidak boleh menggunakan angka di awal nama.**
Contoh yang salah β:

[<kbd>ππ» Klik untuk mempraktekkan>></kbd>](https://www.programiz.com/online-compiler/9POsEJVj1lyiy)
Contoh yang benar β :

[<kbd>ππ» Klik untuk mempraktekkan>></kbd>](https://www.programiz.com/online-compiler/4S5YRq1pQ62JB)
4. **Tidak boleh menggunakan kode sintaks python**.
Contohnya :

[<kbd>ππ» Klik untuk mempraktekkan>></kbd>](https://www.programiz.com/online-compiler/4YHjlu1ImtLFd)
:::info
**ποΈNote:**
Alasan kode sintaks tidak boleh digunakan sebagai variabel adalah karena pada dasarnya Python akan selalu membaca semua kode sintaks sebagai bahasa kode default atau bawaan yang dapat dipahami oleh Python itu sendiri, dan jika kita paksakan menjadi variabel maka akan terjadi error karena adanya ambiguitas.
Contoh kode sintaks dalam Python :
```
print
input
def
if
else:
```
Dan masih banyak lagi kode sintaks lain yang akan kita pelajari ke depannya.
:::
5. **Bersifat case-sensitive** yang artinya sensitif terhadap huruf kapital dan huruf kecil.
Contoh :

[<kbd>ππ» Klik untuk mempraktekkan>></kbd>](https://www.programiz.com/online-compiler/8QRxsYn0Rjuk1)
Nilai yg akan ditampilkan adalah hanya 17.
:::info
**ποΈNote:**
Dua variabel tersebut namanya sama namun penulisan kapital huruf nama awalnya berbeda, karena *case-sensitive* tadi python akan membaca kedua variabel tersebut menjadi dua variabel yang berbeda.
Maka, untuk ke depannya harap lebih teliti membuat variabel dalam penulisan besar atau kecil hurufnya karena akan mempengaruhi apakah itu variabel yang sama atau berbeda.
:::