# Two Weeks on Social Justice
- [x] Day 1. Exodus 3: God hears the cries of the slaves.
- [x] Day 2. Leviticus 25: The Year of Jubilee, a time of economic revolution.
- [x] Day 3. Ruth 2: A poor woman finds help.
- [x] Day 4. 1 Kings 21: Elijah speaks to a land-grabbing, murderous king.
- [x] Day 5. Nehemiah 5: Nehemiah demands justice for the poor.
- [x] Day 6. Isaiah 5: Warning to fun-loving materialists.
- [ ] Day 7. Isaiah 58: Worship that God appreciates.
- [ ] Day 8. Jeremiah 34: Freedom for slaves.
- [ ] Day 9. Amos 2: Sins against God by his own people.
- [ ] Day 10. Amos 6: Warning to the complacent.
- [ ] Day 11. Micah 6: What the Lord requires.
- [ ] Day 12. Luke 3: John the Baptist tells how to prepare for Jesus.
- [ ] Day 13. Matthew 6: Jesus speaks on material things.
- [ ] Day 14. James 2: How to treat the rich and the poor.
## Day 1. Exodus 3: God hears the cries of the slaves.
1. Tuhan mendengarkan seruan kesengsaraan manusia. Dan mengutus orang yang tepat untuk menyelamatkan mereka.
2. Tuhan kalo memberikan berkat itu gak ada berentinya, kaya sekaligus gitu.
3. Tuhan memberikan tanda (semak duri berapi)
4. Tuhan tidak mengutus orang dengan sembarangan, dan akan menyertai orang yang disertai tersebut. Tidak membiarkan orang yang diutusnya ini dengan tangan hampa.
- penampakan Tuhan dan pengutusan Musa (Yahwista)
- penyataan nama Tuhan (Elohista)
### Pertanyaan
1) Ayat 14
:::spoiler
Firman Allah kepada Musa: "AKU ADALAH AKU." Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu."[9]
bahasa Ibrani (dari kanan ke kiri): ויאמר אלהים אל־משה אהיה אשר אהיה ויאמר כה תאמר לבני ישראל אהיה שלחני אליכם׃
transliterasi Ibrani: wa i·yo·mer e·lo·him el-mo·syeh **eh·yeh a·sher eh·yeh** wa i·yo·mer koh to·mar lib·nei yis·ra·'el eh·yeh sye·la·kha·ni a·lei·khem.
Ayat 14 catatan
"Eh·yeh a·syer eh·yeh" secara harafiah berarti "Akulah adalah Aku" (atau "Aku ada yang Aku ada"). "Eh·yeh" berdiri sendiri berarti "Aku ada" (atau "Akulah Aku"). Tuhan sendiri memberikan diri nama "Aku adalah Aku" (dari sinilah muncul kata Ibrani Yahweh), sebuah frase Ibrani yang menunjuk tindakan. Allah sebenarnya mengatakan kepada Musa, "Aku ingin dikenal sebagai Allah yang hadir dan aktif."
1) Dalam nama Yahweh terkandung janji bahwa kehadiran hidup dari Allah sendiri ada bersama umat-Nya hari lepas hari (bd. ayat Kel 3:12; Kej 2:4). Nama itu mengungkapkan kasih dan perhatian-Nya yang setia, bersama kerinduan untuk menebus umat-Nya dan hidup dalam persekutuan dengan mereka. Hal ini selaras dengan janji mendasar dari perjanjian, "Aku akan menjadi Allahmu" (Kej 17:7; Mazmur 46:1-12). Tuhan menyatakan bahwa nama ini merupakan nama-Nya untuk selama-lamanya (ayat Kel 3:15).
2) Sungguh penting bahwa ketika Yesus lahir, Ia dinamakan Imanuel yang artinya "Allah menyertai" (Mat 1:23). Ia juga menyebutkan diri-Nya dengan nama "Aku adalah" (Yoh 8:58).[10]
Kata "Eh·yeh" ditemukan tersembunyi secara akrostik, yaitu pada huruf-huruf akhir 4 kata yang berurutan, pada Kitab Ester pasal 7:5.
Yesus Kristus menggunakan bentuk kata ini dalam pernyataannya di Injil Yohanes 8:58:
Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada."[11]
:::
2) Mengindahkan?
Mengindahkan
- KBBI: memedulikan; memerhatikan; meresapkan ke dalam hati (nasihat dan sebagainya)
- terjemahan bahasa ibrani: Memperhatikan
## Day 2. Leviticus 25: The Year of Jubilee, a time of economic revolution.
- perlu adanya sabat, masa perhentian penuh.
- tahun ke-50, Tahun Yobel. harus pulang ke tanah miliknya dan kepada kaumnya.
- Ketetapan Tuhan itu adil. Tahun 1-5 kita menabur, thaun ke-6 tuai dengan berlimpah. Tahun ke-7 jangan menabur atauun menuai.
- Adanya penebusan tanah pada Tahun Yobel
- Adanya ketetapan Tuhan untuk seseorang yang jatuh miskin, dipelihara oleh saudaranya.
--> Adanya keadilan sosial yang ditetapkan oleh Tuhan termasuk bagi orang miskin dan bahkan budak.
--> Imamat itu kitab tentang peraturan peraturan dari Tuhan untuk bangsa Israel, kaya undang undang buat Israel.
--> adanya penyertaan Tuhan, percaya sama Tuhan dan Tuhan akan menggenapkan janji- janjinya.
## Day 3. Ruth 2: A poor woman finds help.
- Penyertaan Tuhan ada pada orang yang berkenan di hadapanya.
- Tuhan mengatur segala sesuatunya. Termasuk hal- hal kecil yang detil yang tidak kita sadari. Tuhan punya rencana yang indah.
- Kita hanya perlu untuk mengikuti 'jalan' yang sudah Tuhan arahkan.
- Perbuatan baik akan terpancar dengan sendirinya, gak harus di pamerin atau gimana- gimana.
## Day 4. 1 Kings 21: Elijah speaks to a land-grabbing, murderous king.
- Ketika memiliki kekukasaan jangan menggunakanya secara sembrangan, pertanggung- jawabkan lah.
- Fitnah lebih kejam daripada pembunuhan
- Carilah pasangan hidup yang benar, bukan yang malah membawamu ke dosa.
- Tuhan melihat jika kita sudah benar- benar menyesal karena melakukan sesuatu.
Seseorang bisa menginginkan dan mendapatkan apa yang bukan merupakan kehendak Allah bagi mereka, namun dia bisa yakin bahwa dengan itu, dia akan mendapatkan kutukan. **Ketamakan membuka pintu kepada semua dosa.**
## Day 5. Nehemiah 5: Nehemiah demands justice for the poor.
1. Empati itu penting.
2. Jangan menindas orang lain.
3. Membantu orang lain harus tanpa pamrih.
Lebih baik memberi daripada menerima.
## Day 6. Isaiah 5: Warning to fun-loving materialists.
1. Jangan greedy.
2. Jangan menuruti keinginan daging
3. Hukuman dari dosa itu ada, percayalah Tuhan punya kuasa untuk melakukan hal tersebut.
4. jangan memutarbalikan standar moral
5. jangan sombong dan angkuh
6. jangan merusak keadilan
7. adanya hukuman bagi yang menolak pengajaran dan firman Tuhan
## Day 8. Jeremiah 34: Freedom for slaves.
- Jangan menyepelehkan janji kita sama Tuhan
- Adanya hukuman ketika janji itu tidak dipenuhi
## Day 9. Amos 2: Sins against God by his own people.
- Adanya dosa/kesalahan dari umat- umat pilihan Allah
- Hukuman yang diberi oleh Tuhan itu berat.