# **Algoritma Enkripsi**
Keamanan merupakan hal yang terutama bagi pelaku bisnis. Ketika pelanggaran keamanan menyebabkan kerugian bagi perusahaan lebih dari jutaan tiap tahunnya.
## **Cara kerja enkripsi**
Enkripsi bekerja dengan cara **mengacak** data sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak yang tidak diingikan. Sebagai contoh ketika Anda mengirimkan pesan melalui *e-mail*:
Anda mengirimkan,
> "Hello World."
Maka program enkripsi akan mengubah pesan Anda menjadi kumpulan karakter acak.
> "wUwDPglyJu9L"
Pesan Anda juga disertai kode sandi rahasia. Sehingga penerima pesan Anda dapat mendekripsi dan membaca pesan aslinya.
Teknologi ini memiliki berbagai macam bentuk, yang membedakannya dari yang lain dapat dilihat dari *key size* dan *strength* tiap algoritma eknripsi.
### **1. AES**
**Advance Encryption Standard** (**AES**) merupakan standar enkripsi dengan kunci-simetris yang diadopsi oleh pemerintah Amerika Serikat. Walaupun sangat efisien dalam bentuk 128-bit, **AES** juga menggunakan kunci 192-bit dan 256-bit untuk keperluan enkripsi yang lebih berat.
**AES** sudah cukup untuk menahan segala bentuk serangan, dengan pengecualian *brute force*, yang mencoba menguraikan sema kemungkinan kombinasi dalam *chiper* 128-bit, 192-bit atau 256-bit. Walau begitu para pakar keamanan percaya **AES** akan menjadi standar enkripsi pada tingkat sektor swasta.
### **2. Blowfish**
**Blowfish** adalah salah satu dari algoritma enkripsi lainnya yang dipercaya dapat menggantikan **DES**. Chiper simetris ini membagi pesan menjadi beberapa *block* 64-bit dan mengenkripsinya secara satu persatu.
**Blowfish** terkenal karena kecepatan dan efektivitasnya secara keseluruhan. Banyak yang berpendapat dalam kedua hal tersebut **Blowfish** tak terkalahkan. Ketersediannya yang gratis menyebabkan banyak vendor menggunakan **Blowfish** di domain publik.
Anda dapat menemui **Blowfish** dalam kategori perangkat lunak mulai dari platform e-commerce untuk mengamankan kata sandi saat melakukan pembayaran secara daring. **Blowfish** merupakan salah satu metode enkripsi fleksibel yang tersedia.
### **3. RAS**
RSA adalah *publik-key encryption algorithm* dan standar untuk mengenkripsi data yang dikirim melalui internet.
Tidak seperti Triple DES, RSA dianggap sebagai algoritma asimetris karena penggunaan sepasang kunci. Anda mendapatkan kunci publik Anda, yang gunakan untuk mengenkripsi pesan pengirim, dan kunci pribadi untuk mendekripsinya. Hasil enkripsi RSA adalah kumpulan besar karakter acak yang membutuhkan sedikit waktu bagi penyerang dan kekuatan pemrosesan untuk dipecah.
### **4. Triple DES**
**Triple DES** dirancang untuk menggantikan algoritma Data Encryption Standard (**DES**) asli, yang pada akhirnya termasuk enkripsi yang mudah dipecahkan oleh para peretas. Pada suatu waktu, Triple DES adalah algoritma simetris standar yang paling banyak digunakan di industri.
Triple DES menggunakan tiga kunci individual dengan masing-masing 56 bit. Panjang kunci total mencapai hingga 168 bit.
Meskipun perlahan-lahan ditinggalkan, Triple DES masih berhasil membuat solusi enkripsi perangkat keras yang dapat diandalkan untuk layanan keuangan dan industri lainnya.
### **5. Twofish**
Ahli keamanan komputer Bruce Schneier membuat **Twofish** sebagai pengganti **Blowfish**. Kunci yang digunakan dalam algoritma ini memiliki panjang hingga 256 bit dan berupa *symmetric technique*, hanya satu kunci yang diperlukan.
Twofish dianggap sebagai salah satu yang tercepat dari jenisnya, dan ideal untuk digunakan di lingkungan perangkat keras dan perangkat lunak. Seperti Blowfish, Twofish tersedia secara gratis bagi siapa saja yang ingin menggunakannya. Hasilnya, Anda akan menemukannya terbundel dalam program enkripsi seperti PhotoEncrypt, GPG, dan perangkat lunak sumber terbuka TrueCrypt yang populer.
### **Masa Depan Enkripsi**
*Cyber attacks* terus berevolusi, menyibukkan spesialis untuk membuat enkripsi baru untuk menghalau *hacker*. Para spesialis kini sedang membangun enkripsi bernama *Honey Encryption*. *Honey Encryption* bekerja dengan cara memberikan data palsu tiap kali *hacker* salah menebak *key code*. Terdapat juga metode bernama *quantum key distribution* yang membagikan kunci dalam bentuk foton di fiber optik.