# Case Study 5 & 6 Nama: Muhammad Gavin Jericho NPM: 2306215002 ## Langkah Pengerjaan ### 1. Menentukan persamaan boolean untuk setiap gerbang menggunakan truth table dan K-Map #### Truth Table: | I | S1 | S0 | Y0 | Y1 | Y2 | Y3 | | --- | --- | --- | --- | --- | --- | --- | | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | | 0 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | | 0 | 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | | 1 | 0 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | | 1 | 0 | 1 | 0 | 1 | 0 | 0 | | 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | | 1 | 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 1 | #### K-Map Y0 = I S1' S0' | I/S1S0 | 00 | 01 | 11 | 10 | | ------ | --- | --- | --- | --- | | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | | 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | #### K-Map Y1 = I S1' S0 | I/S1S0 | 00 | 01 | 11 | 10 | | ------ | --- | --- | --- | --- | | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | | 1 | 0 | 1 | 0 | 0 | #### K-Map Y2 = I S1 S0' | I/S1S0 | 00 | 01 | 11 | 10 | | ------ | --- | --- | --- | --- | | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | | 1 | 0 | 0 | 0 | 1 | #### K-Map Y3 = I S1 S0 | I/S1S0 | 00 | 01 | 11 | 10 | | ------ | --- | --- | --- | --- | | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | | 1 | 0 | 0 | 1 | 0 | ## Pertanyaan ### 1. Berikanlah analisis terhadap rangkaian yang dibuat. Sertakan foto rangkaian fisik dan rangkaian Proteus yang telah dibuat! ![WhatsApp Image 2024-04-16 at 20.52.30_8ccb98c1](https://hackmd.io/_uploads/rki0GbnxR.jpg) ![image](https://hackmd.io/_uploads/S1eYeQ-3l0.png) Rangkaian yang telah dibuat dapat dianalisis sebagai berikut: - Untuk output hasil akhir diperlukan AND Gate sebanyak 4 Gate - Kemudian untuk output dari hasil selector diperlukan 4 AND Gate - Jadi total terdapat 8 AND Gate yang diperlukan (2 IC 7408) - Dibutuhkan juga 3 switch atau logicstate - Dibutuhkan juga 2 NOT Gate untuk kondisi selector NOT (1 IC 7404) - Ketika dihubungkan ke LED (sebagai hasil akhir) diperlukan juga resistor agar LED tak terbakar atau meleleh. ### 2. Jelaskan cara kerja rangkaian Demultiplexer yang telah dibuat! Bagaimana demultiplexer dapat menyalurkan input (I) ke output (Y) yang diinginkan? Cara kerja dari rangkaian di atas adalah sebagai berikut: - Agar didapatkan output 1 di semua hasil, maka D Input atau I haruslah dalam kondisi logika 1, sehingga semua output bisa menyala atau menghasilkan 1. - Agar didapatkan output 1 di Y0, maka Selector 0 dan Selector 1 harus dalam keadaan logika 0, kemudian D Input atau I harus dalam keadaan logika 1, sehingga dihasilkan logika 1 sebagai output di Y0. - Agar didapatkan output 1 di Y1, maka Selector 0 harus dalam kedaan logika 1, sementara Selector 1 harus dalam keadaan logika 0, kemudian D Input atau I harus dalam keadaan logika 1, sehingga dihasilkan logika 1 sebagai output di Y1. - Agar didapatkan output 1 di Y2, maka Selector 0 harus dalam kedaan logika 0, sementara Selector 1 harus dalam keadaan logika 1, kemudian D Input atau I harus dalam keadaan logika 1, sehingga dihasilkan logika 1 sebagai output di Y2. - Agar didapatkan output 1 di Y3, maka Selector 0 dan Selector 1 harus dalam keadaan logika 1, kemudian D Input atau I harus dalam keadaan logika 1, sehingga dihasilkan logika 1 sebagai output di Y3. - Kemudian terkait cara kerja BCD to 7-segment display juga mengikuti logika dari DEMUX, dimana saat input S1 & S0 = 0, maka akan menghasilkan angka 0 di BCD to 7-segment display, kemudian saat input S1 = 0 dan S0 = 1 maka angka 1 akan muncul di BCD to 7-segment display, lalu saat input S1 = 1 dan S0 = 0 maka angka 2 akan muncul di BCD to 7-segment display, terakhir saat input S1 & S0 = 1, maka akan menghasilkan angka 4 di BCD to 7-segment display. ### 3. Jelaskan secara terperinci cara kerja BCD to 7 segment decoder dan 7 segment display yang digunakan. Bagaimana nilai a,b,c,d,e,f,g dari 7 segment display untuk setiap input yang diberikan? - Cara kerja BCD to 7-Segment Decoder adalah sebuah decoder yang berfungsi untuk merubah statement dari 4 bit menjadi 7 bit, dimana masing-masing bit mewakili setiap huruf yang merepresentasikan LED yang akan dinyalakan nantinya. Misal jika di input BCD (0001) maka output 7-segment decoder, yang dihasilkan adalah (1001111) begitu terus hingga input BCD (1001) dan output 7-segment decoder adalah (0000100). ### 4. Apa yang terjadi ketika jenis BCD to 7 segment decoder dan jenis 7 segment display(common anode / common cathode) tidak sesuai? Jelaskan mengapa hal tersebut bisa terjadi! Jika jenis BCD to 7-segment decoder tak sesuai dengan jenis 7-segment display, hal yang terjadi adalah 7-segment display akan menampilkan hal yang bisa terbilang random. Hal tersebut bisa terjadi karena bit yang masuk tak sesuai dengan kode bit yang seharusnya masuk. ### 5. Bagaimana caranya agar 7 segment display hanya menyala menampilkan angka ketika terdapat pelanggan (I = 1) konfigurasi rangkaian proteus anda dan sertakan screenshot hasil yang sesuai! Cara agar 7-segment display hanya memyala menampilkan angka ketika terdapat pelanggan (I=1) adalah dengan menghubungkan pin BI/RBO, RBI, dan LT ke switch atau logic state Input (D In/I) dimana pin BI/RBO, RBI, dan LT merupakan pin yang menjadi jalur masuk sumber daya ke 7-segment display, dan jika dihubungkan ke switch atau logic state Input (D In/I) maka akan didapatkan kondisi 7-segment display hanya menyala disaat switch atau logic state input (D In/I) berada dalam logika HIGH (1). Berikut merupakan ilustrasi rangkaian dari penjabaran di atas: ![image](https://hackmd.io/_uploads/rJtGYZ3eA.png) ### 6. Berikan kesimpulan dari praktikum dalam bentuk poin-poin! - Antara 7-segment decoder dan 7-segment display harus memiliki jenis yang sama keduanya. - Jika jenis 7-segment decoder dan 7-segment display berbeda, maka gambar yang ditampilkan pada 7-segment display akan menjadi acak. - Untuk menjadikan 7-segment display menyala ketika hanya ada input saja, maka hal itu bisa dikontrol dengan menambahkan switch atau logic state yang mengatur input power ke 7-segment decoder, sehingga 7-segment display hanya akan menyala jika switch atau logic state dalam kondisi menyala (HIGH/1)