# CS MODUL 3
### Nama : M. Fathoni
### NPM : 2306156826
- ### Langkah Pengerjaan
Sistem tersebut dapat direpresentasikan dengan sebuah 1 to 4 demultiplexer, dimana
terdapat 1 pelanggan dan 4 buah gerbang.
Dalam hal ini, demultiplexer memiliki 2 buah selector yaitu S0 (ibu hamil / membawa anak)
dan S1 (lanjut usia). Sedangkan input I merepresentasikan penumpang yang datang,
bernilai 1 bila terdapat penumpang dan 0 bila tidak terdapat penumpang, dan Y merupakan
gerbang yang bernilai 1 ketika terbuka, terdiri dari Y0 (gerbang 1) hingga Y3 (Gerbang 4) .

**1. Menentukan persamaan boolean untuk setiap gerbang menggunakan truth table dan K-Map**
Truth table :
| S1 | S0 | I | Y0 | Y1 | Y2 | Y3 |
| --- | --- | --- | --- | --- | --- | --- |
| 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 0 | 0 | 1 | 1 | 0 | 0 | 0 |
| 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 0 | 1 | 1 | 0 | 1 | 0 | 0 |
| 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 1 | 0 | 1 | 0 | 0 | 1 | 0 |
| 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 1 | 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 1 |
**2. Buatlah K-Map dan dapatkan persamaan untuk setiap bit output dari truth table**
- K-Map Y<sub>0</sub> :
| I\S<sub>1</sub>.S<sub>0</sub> | 00 | 01 | 11 | 10 |
|--------------------------------|----|----|----|----|
| 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 1 | 1 | 0 | 0 | 0 |
Y<sub>0</sub> = I.S<sub>1</sub>'.S<sub>0</sub>'
- K-Map Y<sub>1</sub> :
| I\S<sub>1</sub>.S<sub>0</sub> | 00 | 01 | 11 | 10 |
|--------------------------------|----|----|----|----|
| 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 1 | 0 | 1 | 0 | 0 |
Y<sub>1</sub> = I.S<sub>1</sub>'.S<sub>0</sub>
- K-Map Y<sub>2</sub> :
| I\S<sub>1</sub>.S<sub>0</sub> | 00 | 01 | 11 | 10 |
|--------------------------------|----|----|----|----|
| 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 1 | 0 | 0 | 0 | 1 |
Y<sub>2</sub> = I.S<sub>1</sub>.S<sub>0</sub>'
- K-Map Y<sub>3</sub> :
| I\S<sub>1</sub>.S<sub>0</sub> | 00 | 01 | 11 | 10 |
|--------------------------------|----|----|----|----|
| 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 1 | 0 | 0 | 0 | 1 |
Y<sub>3</sub> = I.S<sub>1</sub>.S<sub>0</sub>
**3. Ubahlah persamaan-persamaan tersebut menjadi bentuk rangkaian pada breadboard, dan hubungkan output dari persamaan pada LED! (akan terdapat 4 buah LED)**

Saya menggunakan Switch untuk membantu mengatur keluaran dari input I,S<sub>1</sub>,S<sub>0</sub>
**4. Setelah anda selesai membuat rangkaian fisik tersebut, anda perlu menambahkan komponen BCD to 7 segment decoder dan 7-Segment Display untuk menampilkan nomor gerbang dalam bentuk angka.**
**a. Gunakan IC 7447 atau IC 7448 sebagai BCD to 7 segment decoder.
Kedua IC tersebut menerima 4 buah input BCD (A,B,C,D) dan menghasilkan 7 buah output (a,b,c,d,e,f,g).
Anda perlu menyambungkan input BCD S0 dan S1 pada input IC A dan B.
Dikarenakan BCD hanya terdiri dari dua bit dan hanya merepresentasikan 0 hingga 3, anda dapat menyambungkan C dan D dengan ground.**
**b. Sambungkan output dari IC BCD to 7 segment decoder yang anda gunakan pada 7 segment display. Pastikan jenis 7 segment display (common anode / common cathode) sesuai dengan IC BCD to 7 segment decoder yang anda gunakan.**


## Pertanyaan
**1. Berikanlah analisis terhadap rangkaian yang dibuat. Sertakan foto rangkaian fisik dan rangkaian Proteus yang telah dibuat!**
- Saya mohon maaf sebelumnya karena saat selesai praktikum saya lupa untuk foto rangkaian fisiknya sehingga saya membuat ulang rangkaian yang hampir sama pada tinkercad, berikut adalah rangkaian nya :

perbedaan nya terdapat pada penggunaan switch dimana pada saat praktikum saya tidak menggunakan switch sama sekali.
- Berikut adalah Rangkaian pada Proteus :

Rangkaian diatas adalah rangkaian demultiplxer. Demultiplexer sendiri adalah perangkat digital yang mengambil satu input data dan memilih salah satu dari banyak output berdasarkan pada sinyal yang diberikan oleh selection input. Dengan menggunakan kombinasi sinyal dari selection input, demultiplexer memilih output yang sesuai dan meneruskan input data ke output yang dipilih.
Berikut adalah komponen yang digunakan pada rangkaian fisik :
- 2 IC 7408
- 1 IC 7404
- 4 LED
- 4 Resistor
- 1 DIP Switch
- 1 Power Supply
Berikut adalah komponen yang digunakan pada rangkaian yang disusun di proteus :
- 8 AND Gate
- 2 NOT Gate
- 3 Logic State
- 4 Logic Probe
**2. Jelaskan cara kerja rangkaian Demultiplexer yang telah dibuat! Bagaimana demultiplexer dapat menyalurkan input (I) ke output (Y) yang diinginkan?**
- Input (I): dapat kita ketahui dari kondisi soal bahwa gerbang hanya akan terbuka apabila ada orang yang akan melawati gerbang tersebut sehingga Input akan selalu bernilai 1, yang berarti sinyal yang akan didistribusikan ke output adalah sinyal 1.
- Selection Input (S1 dan S0) : yang menentukan output mana yang akan menerima sinyal input (I=1). Kombinasi nilai dari S1 dan S0 akan menentukan output mana yang akan aktif.
- Output (Y0, Y1, Y2, Y3): Terdapat empat output yang mewakili pilihan yang mungkin. Output yang dipilih akan menerima sinyal input yang bernilai 1, sedangkan output lainnya akan tetap pada keadaan tidak aktif/LOW.
Cara kerja rangkaian ini dapat dijelaskan sebagai berikut:
- Input I selalu bernilai 1, sehingga tidak perlu dipertimbangkan dalam penentuan output yang aktif.
- Output yang dipilih akan bergantung pada kombinasi nilai S1 dan S0, yaitu:
1. Jika Selection input S1=0 dan S0=0, maka output Y0=1, sedangkan output lainnya (Y1, Y2, Y3) adalah 0.
2. Jika Selection input S1=0 dan S0=1, maka output Y1=1, sedangkan output lainnya (Y0, Y2, Y3) adalah 0.
3. Jika Selection input S1=1 dan S0=0, maka output Y2=1, sedangkan output lainnya (Y0, Y1, Y3) adalah 0.
4. Jika input S1=1 dan S0=1, maka output Y3=1, sedangkan output lainnya (Y0, Y1, Y2) adalah 0.
**3. Jelaskan secara terperinci cara kerja BCD to 7 segment decoder dan 7 segment display yang digunakan. Bagaimana nilai a,b,c,d,e,f,g dari 7 segment display untuk setiap input yang diberikan?**
- BCD to 7-segment decoder adalah perangkat digital yang mengonversi kode BCD (Binary-Coded Decimal) menjadi sinyal yang mengaktifkan segmen-segmen pada display 7 segmen untuk menampilkan angka yang sesuai. Decoder ini menerima input empat bit BCD, di mana masing-masing bit mewakili satu digit desimal. Decoder menginterpretasikan setiap digit BCD dan mengaktifkan segmen-segmen yang diperlukan pada display 7 segmen untuk menampilkan angka yang sesuai. Setiap segmen pada display 7 segmen (diberi label a, b, c, d, e, f, g) mewakili satu bagian dari angka yang akan ditampilkan. Nilai setiap segmen ditentukan oleh input BCD yang diterima oleh decoder. Misalnya, untuk menampilkan angka 0, semua segmen kecuali g harus aktif. Begitu pula, untuk menampilkan angka 1, hanya segmen b dan c yang harus aktif, dan demikian seterusnya. berikut adalah letak segmen segmen pada 7-Segment Display pada Umumnya :

**4. Apa yang terjadi ketika jenis BCD to 7 segment decoder dan jenis 7 segment display (common anode / common cathode) tidak sesuai? Jelaskan mengapa hal tersebut bisa terjadi!**
- Common cathode dan common anode adalah dua jenis konfigurasi umum dalam 7-Segment Display, pada common cathode, semua katoda terhubung ke ground dan LED menampilkan angka saat sinyal 'HIGH' dipasok ke anoda. pada common anode, semua anoda terhubung ke sumber daya positif dan LED menampilkan angka saat sinyal 'LOW' dipasok ke katoda. Dapat disimpulkan bahwa common cathode membutuhkan sinyal 'HIGH' untuk menyalakan LED, karena semua LED terhubung ke katoda yang bernilai 0 dan common anode membutuhkan sinyal 'LOW' untuk menyalakan LED, karena semua LED terhubung ke anoda yang bernilai 1. Sehingga apabila terjadi ketidaksesuaian pada 7-Segment Display, Display juga akan menampilkan hasil yang tidak sesuai dengan input yang diberikan.
**5. Bagaimana caranya agar 7 segment display hanya menyala menampilkan angka ketika terdapat pelanggan (I = 1) konfigurasi rangkaian proteus anda dan sertakan screenshot hasil yang sesuai!**
Hubungkan pin BI/RBO, RBI, dan LT pada 7-segment display ke logic state Input (I). Ketika switch atau logic state input (I) dalam kondisi HIGH/Menyala, maka 7-segment display akan menyala.

**6. Berikan kesimpulan dari praktikum dalam bentuk poin-poin!**
## Kesimpulan Singkat
- Rangkaian diatas adalah rangkaian demultiplexer yang digunakan untuk mengarahkan penumpang ke gerbang yang sesuai berdasarkan kategori mereka (ibu hamil/membawa anak, lanjut usia). Rangkaian ini terdiri dari 2 IC 7408, 1 IC 7404, 4 LED, 4 resistor, dan 1 power supply.
- Cara kerja rangkaian ini adalah sebagai berikut:
1. Input I selalu bernilai 1 saat ada penumpang yang akan memasuki gerbang, sehingga tidak perlu dipertimbangkan dalam penentuan output yang aktif.
2. Output yang dipilih akan bergantung pada kombinasi nilai S1 dan S0, yaitu:
- Jika Selection input S1=0 dan S0=0, maka output Y0=1, sedangkan output lainnya (Y1, Y2, Y3) adalah 0.
- Jika Selection input S1=0 dan S0=1, maka output Y1=1, sedangkan output lainnya (Y0, Y2, Y3) adalah 0.
- Jika Selection input S1=1 dan S0=0, maka output Y2=1, sedangkan output lainnya (Y0, Y1, Y3) adalah 0.
- Jika input S1=1 dan S0=1, maka output Y3=1, sedangkan output lainnya (Y0, Y1, Y2) adalah 0.
- Rangkaian ini juga dilengkapi dengan BCD to 7-segment decoder dan 7-segment display untuk menampilkan nomor gerbang yang dituju. Decoder ini mengonversi kode BCD dari output demultiplexer menjadi sinyal yang mengaktifkan segmen-segmen pada display 7 segmen untuk menampilkan angka yang sesuai.
- Agar 7-segment display hanya menyala menampilkan angka ketika terdapat pelanggan (I = 1), hubungkan pin BI/RBO, RBI, dan LT pada 7-segment display ke logic state Input (I). Ketika switch atau logic state input (I) dalam kondisi HIGH/Menyala, maka 7-segment display akan menyala.