--- title: TP Modul 8 --- # TP Modul 8 Pembuat : WN Nama : Nugroho Ulil Abshar NPM : 2306229310 **JAWABAN TANPA REFERENSI YANG SESUAI DIANGGAP MENDAPATKAN 0 POIN (UNLESS SPECIFIED OTHERWISE)** 1. **Jelaskan** mengenai Konsumsi daya pada ESP32, mengapa hal tersebut penting untuk diperhatikan serta faktor apa saja yang dapat mempengaruhi tingkat konsumsi daya! (10 poin). ESP 32 memiliki beberapa keunggulan dalam kinerja dan harga [1]. Namun, dengan harga demikian ESP 32 memiliki mode yang cukup boros daya. Hal ini tidak akan berpengaruh apabila meggunakan daya listrik besar dari stop kontak, namun apabila dari baterai tentu akan sangat membatasi penggunaan alatnya lebih cepat [2]. Ada beberapa yang memperngaruhi konsumi daya diantaranya Komponen pada board (ada yang 5V, 3.3 V), Mode operasi (mode sleep dimana arus dapat turun hingga mikroampere dan mode aktif dimana arus dapat mencapai ratusan meter) Referensi: - [1]Digilab UI, “Konsumsi Daya pada ESP-32 | Digilab UI,” Digilabdte.com, 2025. https://learn.digilabdte.com/books/internet-of-things/page/konsumsi-daya-pada-esp-32 (accessed Nov. 06, 2025). - [2]diyIOT, “Reduce the ESP32 Power Consumption in 3 Simple Steps - DIYI0T,” DIYI0T, Sep. 23, 2020. https://diyi0t.com/reduce-the-esp32-power-consumption/ (accessed Nov. 06, 2025). - [3]yan agus, “Wawasan Tentang Sleep Mode ESP32 & Konsumsi Dayanya - Nusabot,” Nusabot, Nov. 22, 2024. https://nusabot.id/blog/wawasan-tentang-mode-tidur-esp32-konsumsi-dayanya/ 2. **Jelaskan** secara singkat cara pengaruh CPU frequency pada penggunaan daya serta cara menggantinya pada ESP32! (10 poin) Menurunkan clockspeed dapat secara langsung menurunkan konsumsi daya karena frekuensi clock berpengaruh terhadap jumlah siklus kerja prosesor per detik. Semakin rendah clock speed, operasi yang dijalankan maki sedikit dan arus yang digunakna juga akan berkurang [1]. Sehingga jika penggunaan ingin diturunkan bsia diganti dengan pemanggilang fungsi setCpuFrequencyMhz() dengan isi 240, 169,80 tergantung kebutuhan [2]. Referensi: - [1]Digilab UI, “Metode Mengurangi Kons... | Digilab UI,” Digilabdte.com, 2025. https://learn.digilabdte.com/books/internet-of-things/page/metode-mengurangi-konsumsi-daya-esp-32-mengurangi-clock-speed-cpu (accessed Nov. 06, 2025). - [2]L. Llamas, “How to Change CPU Frequency on ESP32,” Luis Llamas, Sep. 22, 2023. https://www.luisllamas.es/en/change-processor-frequency-on-esp32/ (accessed Nov. 06, 2025). 3. **Jelaskan** mengenai Operating Mode yang didukung oleh ESP32, baik dari fitur / komponen yang bisa atau tidak bisa digunakan serta pengaruhnya pada konsumsi daya! (20 poin) - Active Mode: menggunakan seluruh komponen yang ada tanpa terkecuali. Untuk konsumsi dayanya merupakan yang paling besar dibanding yang lain [1] - Modem Sleep Mode: menggunakan CPU, namun ada komponen yang dinonaktifkan Radio, Wi-Fi, dan Bluetooth. Dan konsumsi dayanya lebih rendah dibanding Aktif, berkisar antara 3mA dan 50mA.[2] - Light speed mode: CPU di nonaktifkan dengan di pause namun RTC (Real-Time Clock) dan ULP (Ultra Low Power) coprocessor tetap aktif. Dan untuk dayanya sangat rendah dengan 0.8 mA.[1] - Deep Sleep Mode: CPU dimatikan dan hampir seluruh ram di nonaktifkan dengan konsumsi daya Sangat minimal, sekitar 10µA (mikroampere).[2] Referensi: - [1]L. Llamas, “Energy consumption in ESP32,” Luis Llamas, Sep. 22, 2023. https://www.luisllamas.es/en/esp32-power-consumption/ (accessed Nov. 06, 2025). - [2]Last Minute Engineers, “Insight Into ESP32 Sleep Modes & Their Power Consumption,” Lastminuteengineers.com, 2021. https://lastminuteengineers.com/esp32-sleep-modes-power-consumption/ (accessed Nov. 06, 2025). 4. *Jelaskan* apa itu wake up source pada sleep mode ESP32 (20 poin) Wake up source adalah event yang dikonfigurasikan untuk membangunkan esp32 ke mode aktif. Terdapat beberapa metode untuk wake up source yang umum pada ESP32 yaiut - Timer: pemicu paling umum dengan menggunakna RTC(Real-Time Clock) yang diiatur dengan timer yang ada untuk membangun chipe setelah durasi waktu tertentu[2] - External: Pemicu dari sinyal eksternal pada pin GPIO dari tombol, sakelar, atau sensor.[1] - ULP: Jika didapatkan memonitor sensor dan membangunkan CPU utama jika kondiis tertentu dipenuhi[2] Referensi - [1]M. Cheich, “From Naptime to Action: ESP32 Deep Sleep with External Wake-Up,” Programming Electronics Academy, Aug. 29, 2023. https://www.programmingelectronics.com/external-wake-up-esp32/ (accessed Nov. 06, 2025). - [2]ESP IDF Programming, “Sleep Modes - ESP32 - — ESP-IDF Programming Guide v5.2.1 documentation,” docs.espressif.com. https://docs.espressif.com/projects/esp-idf/en/stable/esp32/api-reference/system/sleep_modes.html (accessed Nov. 06, 2025). 5. Modifikasilah kode sederhana berikut sehingga bekerja dalam mode light sleep mode! (40 poin) ```cpp #include <Arduino.h> #include "esp_sleep.h" TaskHandle_t counterTaskHandle = NULL; int counter = 0; #define TIME_TO_SLEEP_US 1000000 void counterTask(void *parameter) { while (true) { counter++; Serial.printf("Count: %d\n", counter); // vTaskDelay(1000 / portTICK_PERIOD_MS); Non aktifkan task delay //Gunakana light sleep mode esp_sleep_enable_timer_wakeup(TIME_TO_SLEEP_US); Serial.flush(); esp_light_sleep_start(); } } void setup() { Serial.begin(115200); delay(5000); xTaskCreate( counterTask, "Counter Task", 2048, NULL, 1, &counterTaskHandle ); } void loop() { } ``` ![SCREENSHOT](https://imgur.com/gallery/mkamska-HdFUGQd#EjaC2Q3)